Halaman

Senin, 22 Maret 2021

MENGUNJUNGI LADAKH : KOTA DI ATAS AWAN

 Jujur awalnya India tidak masuk dalam waiting list  saya jika mampu menapakkan kaki di luar Indonesia. Tempat pertama yang ingin saya kunjungi adalah Mekah dan Madinah, lalu Turki, Austria, Jepang, dst tapi tidak ada India di sana. Namun setelah membaca buku Ade Nastiti berjudul Two Travel Tales Menguak Eksotisme India dan Nepal saya berubah pikiran. Secara spontan saya menempatkan Ladakh India sebagai destinasi kunjungan saya (semoga Allah meridhoi). 

spot wisata terbaik di Ladakh


Ladakh terletak di bagian timur pemerintahan Jammu dan Kashmir merupakan salah tempat tinggal tertinggi di bumi. Di Ladakh kita akan melihat seakan-akan langit dan bumi bertemu. Dengan suhu udara ekstrim Ladakh dikelilingi oleh padang pasir dan gunung batu. Ladakh beribukota di Leh dan terkenal karena pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Ladakh berbatasan langsung dengan Tibet dan Pakistan. Karena itu budaya Tibet sangat kuat pengaruhnya pada masyarakat yang tinggal di sana. Rata-rata masyarakat Ladakh adalah penganut Budha Tibet dan sisanya menganut Islam Syiah.

Sabtu, 20 Maret 2021

TIPS MENULIS CERPEN ALA SAYA

 Beberapa kali harus bergumul dengan cerpen membuat saya sedikit banyak mendapat pelajaran dari proses menulis cerpen tersebut. Cerpen memang menjadi pilihan kedua saya belajar menulis setelah puisi. Kali ini saya ingin membagikan tips-tips yang biasa saya lakukan saat menulis cerpen yang saya rangkum dari beberapa kali pengalaman menulis cerpen.

langkah mudah membuat cerpen

Pengertian cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah karya sastra bersifat fiktif yang menceritakan tentang sebuah masalah yang dialami oleh tokoh secara ringkas. Biasanya cerpen ditulis dengan jumlah kata tidak lebih dari 10.000 sehingga bisa dibaca sekali duduk.

Jenis-jenis genre cerpen

Seperti karya sastra lain, cerpen juga memiliki genre. Genre adalah sebuah istilah serapan untuk ragam yang terbagi dalam bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut, (KBBI). Genre dalam dunia seni bisa dikatakan sebuah kategorisasi tanpa batas yang jelas karena banyak karya yang memadukan beberapa genre sekaligus dalam penulisannya. Macam-macam genre cerpen antara lain:
  • Horor
Genre horor adalah jenis genre yang membangun cerita dan plot sedemikian rupa sehingga mampu memberikan efek ngeri pada pembaca. Cerpen genre ini bisa menuliskan cerita-cerita tentang makhluk-makhluk halus atau pembunuhan berantai. Tidak semua cerita setan dan makhluk halus lain masuk di genre ini lo temans. Genre horor menitikberatkan pada efek ngeri yang ditimbulkan pada pembaca. Jadi kalau cerita setannya justru lucu maka bukan horor lagi namanya.
  • Sci-fi
Sci-fi terbentuk dari dua kata science iptek atau sains) dan fiction (fiksi). Genre sci-fi berarti sebuah cerita yang dibangaun dengan konsep teknologi dan sains ilmiah yang fiktif atau belum tentu ada di dunia nyata. Cerpen genre ini biasanya berkisah tentang cerita antar galaksi, penemuan-penemuan unik, dan lainnya.
  • Fantasi
Ketika menyebut fantasi pastinya kita akan tertuju pada dunia khayalan. Cerpen dengan genre fantasi memiliki sebuah jalinan cerita yang dalam perspektif umum dianggap tidak akan pernah terjadi dan hanya ada di ruang imajinasi penulis.
  • Romance
Cerpen dengan genre romance adalah yang paling banyak ditulis. Genre ini berkisah tentang berbagai macam kisah cinta, baik antar manusia, dengan Tuhan atau dengan makhluk-makhluk lain di alam semesta.
  • Fan-fiction
Nah cerpen dengan genre fan-fiction saat ini juga ikut booming seiring dengan meledaknya kepopuleran Idol Kpop. Fan fiction adalah cerpen dengan kisah tentang para idola tetapi dalam fiksi.
  • Humor
Genre humor adalah sebuah cerpen yang berkisah tentang hal-hal lucu yang memicu tertawa atau perasaan bahagia bagi pembaca. Biasanya berisi guyonan
  • Misteri
Genre misteri berbeda dengan horor. Dalam cerpen genre misteri biasanya cerita dibangun sebagai teka teki yang harus dipecahkan oleh tokoh utama.
  • Historical Fiction
Historical fiction adalah sebuah genre cerpen yang mengangkat tentang sejarah sebagai basic ceritanya. Bisa sejarah dalam maupun luar negeri. Meski berdasar sejarah tapi kisahnya tetap masuk dalam fiksi karena ada imajinasi penulis yang masuk di dalamnya.
  • Realistic fiction
Pengertian umum tentang cerpen bergenre realistic adalah sebuah fiksi yang dalam situasi sesungguhnya. Artinya cerita itu bisa saja terjadi pada dunia nyata.

Dari beberapa genre cerpen di atas saya lebih nyaman menulis genre historical fiction, fantasi, atau realistic fiction. Memang ada banyak effort yang saya keluarkan untuk menulis genre-genre tersebut, historical fiction misalnya, butuh riset yangbanyak sebelum bisa menghasilkan satu cerpen. Atau fantasi yang memaksa saya berimajinasi di luar batas daya khayal saya. Tapi semua saya naggap menyenangkan. Bagi saya writing is healing.

MAcam-macam genre cerpen

Tips menulis cerpen ala saya

Ada beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk menulis cerpen agar berhasil membuahkan karya. Simak tipsnya di bawah ini ya..

  • Tentukan tema
Langkah paling awal dan paling ribet menurut saya adalah menentukan tema cerpen yang akan dibuat. paling mudah kalau tema sudah ditentukan dan kita tinggal mencari satu saja ide dari tema itu untuk dikembangkan. Ada banyak cara untuk memilih tema, bisa dari kejadian sehari-hari, curhatan teman, nonton film, dengar musik, dll. Gali sendiri bagaimana cara tubuh dan pikirn teman-teman paling mudah mendapatkan tema. Setelah tahu tema apa yang akan dibuat, selanjutnya akan mudah.
  • Baca cerpen-cerpen dengan tema yang sama
Saya biasanya akan banyak membaca cerpen-cerpen dengan tema yang sama dengan yang saya ambil. Ini sebagai tambahan referensi sekaligus bisa memantik ide. Apa sih yang akan saya tulis dari tema tersebut. Semakin banyak membaca semakin banyak pula ide yang keluar. 
  • Ambil satu angle dari tema tersebut
Ini sudah sedikit saya singgung di atas. Dari satu genre cerpen pasti ada banyak sekali hal yang bisa kita tulis. Ambil satu angle yang sekiranya kita mampu dan mudah menuliskannya. Tapi untuk saya sendiri lebih suka menantang diri untuk menulis hal-hal yang sulit. Karena dari situ saya akan banyak sekali belajar hingga mampu menyelesaikan satu cerpen.
  • Lakukan riset dengan benar
Nah untuk beberapa genre cerpen seperti historical atau fantasi kita perlu melakukan beberapa riset terkait tema tersebut. Misalnya tokoh-tokoh yang digambarkan, pada tahun berapa terjadi, dimana lokasinya, bagaimana suasana pada saat itu dan lainnya. Perbanyak riset agar saat menulis nanti kita sudah punya pegangan dan menjadikan menulis menjadi lancar dan tidak terhambat.
  • Tentukan berapa banyak tokoh
Tema sudah ada, ide cerita sudah juga. Sekarang waktunya menentukan tokoh-tokoh dalam cerita kalian. Untuk cerpen sendiri tokoh dibatasi hanya satu sampai tiga orang saja. Buat tokoh-tokoh tersebut. Untuk lebih mudahnya buat catatan kecil tentang nama, watak, keseharian, dll dari tokoh tersebut.
  • Mulai menulis
Setelah selesai dengan semua hal di atas mulailah menulis. Pilih waktu yang paling pas bagi kalian untuk menulis. Ada yang suka menulis pagi ada yang suka menulis malam. Menulislah terus tanpa jeda. Tidak usah pedulikan tata letak dan lain sebagainya. Menulis saja sampai akhir cerita dan jangan dijeda.
  • Diamkan 
Saat satu cerpen selesai ditulis saya biasa mendiamkannya sehari atau dua hari tanpa saya baca ulang. Waktu ini diperlukan untuk menciptakan ruang agar saya bisa logis dan tidak merasa karya saya sudah sempurna sebelum saya baca ulang.
  • Baca ulang dan lakukan editing
Setelah didiamkan sehari atau dua hari, baca ulang tulisan kalian. Nah di sini lah waktunya editing itu. Perbaki tata letak, atau kata yang salah ejaan, atau typo dan mungkin menghapus dan mengganti bagian yang tidak dperlukan. Setelah selesai mengedit baca kembali setidaknya dua kali sampai merasa bahwa tidak ada kesalahan teknis pada ceren yang kalian buat. Selesai :D

tips menulis ala saya


Nah bagaimana mudah bukan membuat cerpen itu? sebenarnya memang di awal akan sangat terasa sulit tapi seiring semakin banyak kita menulis akan semakin mudah. Jika di awal butuh waktu dua minggu misalnya untuk menyelesaikan satu cerpen nanti lambat laun teman-teman akan bisa mengurangi waktu itu hingga bisa menyelesaikan satu cerpen dalam hitungan jam saja.

Setelah paham dengan langkah-langkah di atas mari kita coba menulis satu cerpen untuk masing-masing. Begitu satu karya berhasil diselesaikan akan membuat candu untuk bisa menyelesaikan cerita-cerita selanjutnya. Teruslah menulis, mari kita ramaikan literasi di Indonesia.




Jumat, 19 Maret 2021

CERPEN DIMUAT DI SOLOPOS : TULAH KEMARAU

 Lagi dan lagi saya bersinggungan dengan kebutuhan membuat cerpen. Sudah semakin rileks saat menulis dan cenderung lebih hemat waktu, maksudnya tidak selama awal-awal bikin cerpen. Kali ini saya membuat cerpen populer, sedikit berkisah tentang alam dan hal-hal yang terjadi didalamnya. Tetap sih nulisnya karena ada tugas juga dari kelas OTM (ODOP Tembus Media) dari komunitas ODOP. Tugasnya bikin cerpen yang kemudian dikirim ke media baik media cetak ataupun media daring/online.

Senin, 15 Maret 2021

TENTANG GHOSTING : ISTILAH BARU KAUM GAUL

Beberapa hari ini media sosial dihebohkan dengan berita tentang seorang anak presiden yang dikabarkan melakukan ghosting pada pasangannya. Sebab awal masalah ini menjadi publik karena sang mama pasangan merasa tidak terima dengan perlakuan anak presiden tadi dan berkoar-koar di media sosial.


Apa sih sebenarnya ghosting itu, kok bisa sampai beritanya tersebar seantero nusantara, atau mungkin bahkan merambah hingga ke seluruh dunia.


Ghosting adalah sebuah kata dari bahasa inggris yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan arti "berbayang". Namun istilah ghosting sendiri memiliki arti yang jauh dari terjemahan tadi. Di kalangan kaum gaul, yang notabene dipenuhi oleh anak-anak muda generasi 4.0, ghosting diartikan sebagai sebuah perilaku menghilang atau menjauh tanpa kabar. Nah saya sendiri mengenal satu istilah lagi yang artinya sama dengan ghosting tadi yaitu ngejin. Istilah ini lebih populer digunakan oleh anak-anak muda di lingkungan sekitar saya. Awalnya sebagai ibu-ibu saya bingung juga, kok mereka pada bilang ngejin., termasuk anak saya sendiri di perbincangan mereka sehari-hari.


Maklum rumah saya sering digunakan sebagai markas teman-teman anak saya. Mereka biasa membuat mainan, atau bermain di depan rumah. Karena penasaran saya tanya mereka, ternyata ngejin berasal dari kata jin (makhluk halus), nge-jin secara lugas diartikan menghilang, karena jin kan tidak terlihat, begitu kata mereka.




Ghosting atau ngejin biasa dilakukan oleh mereka yang ingin keluar dari sebuah hubungan dengan mudah. Meski cara ini sangat tidak elegan dan tidak bertanggung jawab. Tentu saja korban ghosting lah yang kena dampak. Mereka akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, apa yang salah dalam hubungan tersebut, apa yang salah dengan pelaku ghosting, atau bahkan bertanya apa yang salah dengan dirinya.


Alasan ghosting


Apa sih sebenarnya alasan dibalik perilaku ghosting ini? kalau menurut saya ada beberapa alasan ya, misal:

  • Masalah kepribadian
Ada beberapa orang yang memang memiliki kepribadian suka menghindar atau tidak suka terlalu dekat dengan orang lain. Tipe-tipe seperti ini lebih suka saat sendiri. Jadi mereka mungkin merasa tidak nyaman saat ada orang lain yang terlalu dekat atau mulai mengerti jati diri mereka. Lalu dengan mudahnya mereka lantas menghilang begitu saja sebagai bentuk menghindar tadi.

  • Adanya masalah yang sulit dipecahkan
Memang dalam sebuah hubungan pasti akan timbul berbagai masalah. Tapi kadang ada beberapa masalah yang tidak bisa diselesaikan, bisa karena masalah komunikasi yang kurang, atau sebab yang lain. Laki-laki cenderung akan menghindar saat mereka mentok dalam sebuah masalah yang tidak bisa dipecahkan. Kadang ego lah yang sering menjadi penyebabnya.

  • Merasa tidak nyaman dengan pasangan
Ini sangat mungkin terjadi. Ketika sudah merasa tidak nyaman tapi sulit untuk mengatakan pada pasangan akan ada kecenderungan menghindar atau menghilang untuk bisa menjauh dan berpikir ulang tentang hubungan mereka.

 Dari tiga hal di atas memang tidak ada satu pun yang bisa menjadi pembenaran perilaku ghosting. Tapi tetap saja ada banyak yang memilih cara tersebut untuk istilahnya menyelamatkan diri. Lalu bagaimana dengan korban ghosting. Apa yang bisa mereka lakukan untuk menghadapi ini?


Cara jitu dan elegan menghadapi ghosting

Agar tidak terbawa hingga termehek-mehek, ada beberapa tips atau cara jitu saat kalian menjadi korban ghosting, yaitu:
  • Jangan salahkan diri sendiri
Ketika tiba-tiba pasangan hilang dan tidak bisa dihubungi dalam jangka waktu tertentu pasti kita akan merasa cemas di awal, namun lama-lama akan muncul prasangka ketika pasangan tidak muncul juga. Bertanya-tanya apa yang salah pada hubungan kita, apa yang salah dengan diri kita. Tapi stop, berhenti dulu. Coba pikirkan lagi dengan pikiran dan hati yang tenang, coba juga untuk logis. Cari tahu apa selama perjalanan hubungan kalian ada sesuatu yang mengganjal, jika tidak maka berhenti untuk menyalahkan diri. Seringnya bukan kesalahan dari diri kita lah yang menyebabkan pasangan melakukan ghosting.
  • Jangan menghubunginya
Kita tahu bahwa pelaku tidak bisa dan tidak mau dihubungi. Justru dengan tidak bisa dihubungi utulah dia melakukan aksinya. Berusaha terus menerus menghubungi meski tahu tidak akan diterima hanya akan memperburuk keadaan. Stop menghubunginya dan fokus pada diri sendiri. Carilah penghiburan dari teman atau keluarga.
  • Jangan curhat di medsos
Ini adalah sesuatu yang harus dihindari, jangan membuka aib sendiri dan menjadikan masalah pribadi sebagai konsumsi publik. Tindakan curhat di medsos hanya akan membuat diri kalian terlihat menyedihkan, dan justru pasangan akan bersembunyi lebih jauh lagi. Ingat curhatan kalian di medos tidak akan membuat dia kembali.

  • Jangan terlalu membenci pelaku
Memang diperlakukan seperti ghosting itu sangat tidak mengenakkan. Sudah khawatir dan cemas tapi ternyata memang si dia sengaja menghindar. Tapi jangan kemudian bersikap kasar pada pelaku ghosting. Cari tahu dulu sebab kenapa dia melakukan itu, jika dirasa logis maka terima alasannya. Cukup terima saja alasannya ya, jangan yang lain :D

  • Jangan memberi harapan untuk kembali bersama
Misal setelah beberapa hari, minggu, atau bulan dan tahun dia menghilang kemudian tiba-tiba nongol lagi di hadapan kalian dengan berbagai alasan yang diungkapkan jangan lantas kalian melupakan logika. Atau bahkan kembali ingin bersamanya. Pelaku ghosting tidak menutup kemungkinan melakukan hal yang sama di lain hari. Kalian mau di php lagi seperti itu. Jadi maafkan, tapi jangan kembali. Kalian berhak menapak ke depan dan mendapatkan kesempatan orang-orang baru yang bisa melengkapi kalian.

  • Jadikan sebagai pengalaman
Meski di-ghosting itu tidak enak, tapi nantinya bisa dibuat pelajaran. Jangan sampai kena ghosting lagi atau justru melakukan ghosting ke orang lain. Ingat di-ghosting itu tidak enak.

Fenomena gunung es di balik perilaku ghosting

Bisa dilihat baik dari media massa atau media sosial, terjadi kemunduran kepribadian yang diderita oleh banyak dari masyarakat Indoneso, terkhusus pada anak mudanya. Banyak ranah pribadi yang diumbar di media-media yang mereka punya, seperti efek bucin (budak cinta) misalnya. Tetapi tidak hanya anak muda, apa yang dilakukan oleh ibu dari pasangan anak presiden itu juga menunjukkan adanya masalah pada kepribadiannya.

Hal-hal seperti mengumbar ranah pribadi seperti masalah yang sedang terjadi pada dirinya adalah sebuah pertanda ada ketidakberesan. Di sini terlihat adanya kemunduran dalam hal kedewasaan emosional pada pribadi-pribadi tersebut. Kedewasaan emosional bisa didapatkan dari pengalaman hidup sehari-hari.

Apa saja yang masuk dalam kedewasaan emosi seseorang?


Ada beberapa tanda yang bisa dikenali saat seseorang tersebut dewasa secara emosional, yaitu:
  • Paham dan kenal dengan emosi yang sedang dirasakan
Seseorang yang emosionalnya dewasa akan mampu mengenali dan paham dengan emosi yang sedang dia rasakan. Entah itu bahagia, sedih, takut, marah atau yang lain. Ketika telah paham maka dia akan mampu menelaah kenapa emosi itu dia rasakan, mencari tahu penyebabnya dan mengendalikannya secara sadar.

Saya pernah punya teman yang dia bercerita suatu kali saat pulang dari kantor di depan gang tempat kosnya dia secara tiba-tiba merasa marah sekali, tapi di hati kecilnya dia bingung, kok bisa dia marah padahal dia sedang baik-baik saja sebelumnya. Bahagia karena mendapat bonus dari kantor tadi pagi. Lalu siapa yang marah itu, dia bergumul dengan dua kesadaran sampai di depan kos. Anjing penjaga yang biasanya jinak mendadak menggonggong tanpa henti melihat kedatanganya. Dia semakin bingung, sebagai seorang yang taat beragama, akhirnya dia membaca beberapa ayat yang dia ingat sampai merasa ada yang merayap melalui tulang belakangnya dan menghilang dari tengkuk. Setelah itu perasaan marah tadi lenyap begitu saja juga gonggongan anjing tadi. Dia jadi membatin apa tadi itu dia kesurupan ya? Tapi karena mampu mengenali emosinya dia jadi bisa mengendalikan diri dengan baik ketika itu. Dan dari sana dia mendapat sebuah pelajaran berharga.
  • Mampu menerima kritik dan saran secara terbuka
Dalam hidup bermasyarakat akan banyak sekali kritik dan saran yang dilontarkan oleh teman atau keluarga, niatnya ada yang baik bahkan ada yang sengaja untuk menjatuhkan. Orang yang dewasa secara emosi akan mampu menerima kritik dan saran tersebut dengan terbuka tanpa tersinggung sedikitpun atau marah dan membalikkan kata. Dari kritik dan saran tadi dia bahkan berterima kasih karena mendapat masukan untuk memperbaiki diri
  • Tidak bergantung pada orang lain
Ketika sudah dewasa secara emosional orang akan mampu menghindari bergantung pada orang lain. Cenderung mandiri dan percaya diri. Dia tahu betul bahwa kebahagiaan datang bukan dari orang lain tapi dari diri sendiri. 
  • Mampu mengontrol emosi dengan baik
Ketika ada masalah dan emosi tersulut, orang dengan kedewasaan emosional cenderung diam alih-alih melampiaskan emosinya. Dalam diamnya tersebut dia sebenarnya sedang menelaah akar masalah yang dihadapi dan berusaha menyelesaikannya secara logis.
  • Tidak suka menyalahkan orang lain
Pernah tidak kalian melihat ada orang yang salah tapi tidak mau meminta maaf malah justru menyalahkan orang lain? banyak ya terlihat baik di sekitar kita atau hingga ke para petinggi pemerintah. Orang yang emosionalnya dewasa akan langsung meminta maaf ketika dia tahu dirinya salah dan tidak menyalahkan orang lain.
  • Mampu memaafkan diri ketika melakukan kesalahan
Hidup memang adalah sebuah pembelajaran, ada banyak kegagalan maupun kesuksesan yang mengantarkan kita pada pemahaman. Orang-orang dengan kedewasaan emosional akan mampu menyadari kesalahan diri serta memaafkan dengan baik. Belajat dari kesalahan tadi dan kembali menapak ke depan dengan perbaikan-perbaikan yang sudah dia pikirkan agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi.

Tips agar kita dewasa secara emosional

Ada banyak cara sebenarnya yang bisa kita lakukan agar kita mampu dewasa secara emosional, antara lain:
  • Membuka diri pada lingkungan sekitar
Buang jauh-jauh cuek dan tidak pedulimu pada sekitar. Mulailah peka pada kondisi di sekelilingmu, tapi bukan yang kepo pada apapun ya. Belajarlah peka dan peduli pada perasaan orang lain. Itu akan menimbulkan sebuah reaksi yang baik dan rasional yang akan menguntungkan diri kalian.
  • Berpikir sebelum bertindak
Kadang kalau emosi sudah di ubun-ubun kita pingin saja langsung menyemburkan pada orang lain. Marah-marah tidak akan menjadikan solusi. Mulai saat ini belajarlah untuk mengontrol emosi dengan baik. Saat sedang emosi, diam dulu dan menepi. Pikirkan tindakan yang rasional yang bisa kamu lakukan lalu eksekusi setelah emosi reda.
  • Berlatih mencerdaskan emosi
Saat ini bukan hanya cerdas otak saja yang dibutuhkan, cerdas emosi juga sangat mempengaruhi kepribadian kalian. Berlatihlah terus secara konsisten untuk mampu mencerdaskan emosimu agar bisa reasonable dalam bertindak.
  • Meminta feedback dari orang-orang sekitar
Meminta saran pada orang terdekat atau teman-teman akan mampu menambah kosakata untuk perbaikan diri kalinu loh. Plus nya orang lain akan memandang diri kalian bukanlah orang yang self-centered dan mudah bekerja sama.


Memang tidak mudan mendapatkan kedewasaan secara emosional. Banyak jatuh bangun mencoba, berulang-ulang. Mau dan mampu belajar dari pengalaman sendiri dan orang lain akan membuat usaha kita menjadi lebih mudah. Dengan kedewasaan emosional kita akan mampu memfilter emosi-emosi yang kita rasakan dan mengontrolnya dengan baik sehingga tidak akan mendapatkan masalah di hari yang akan datang. 

Kamis, 11 Maret 2021

PUISI-PUISI YANG TERCIPTA DARI KISAH HUJAN MATAHARI KARYA KURNIAWAN GUNADI

Membaca Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi membuat saya auto flashback pada ingatan apa dan bagaimana perasaan saya ketika membaca karya Boy Candra. Ada banyak cerita dan prosa yang memenuhi buku tersebut. 

puisi yang diciptakan dari inspirasi cerita hujan matahari

Saya sendiri termasuk yang suka menulis puisi based on cerita-cerita yang saya baca. Di project saya yang terbaru saya mencoba menulis puisi dari cerita-cerita rakyat kondang dari penjuru nusantara. Setelah membaca buku Hujan Matahari ini saya jadi ingin membuat juga puisi based on beberapa cerita yang ditulis di sana.

Keinginan ini seperti mendapat dukungan dari kelas #Reading Challenge ODOP9 yang memberi tugas di pekan kedua untuk membuat puisi dari buku yang dibaca. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Ada tiga cerita yang saya ambil untuk dibuat puisi dari buku Hujan Matahari tersebut, yaitu:
  • Dialog
Puisi pertama saya terinspirasi dari cerita Dialog yang berkisah tentang sebuah dialog antara laki-laki, perempuan, dan Tuhan

ANTARA LAKI-LAKI, PEREMPUAN, DAN TUHAN

1/
Ada tanya menguarkan sengketa
Tentang laki-laki atau perempuan, pun mungkin keduanya
Manakala senja melarungkan nisbah
Sosok-sosok menghujam dalam pasrah doa
Siapa sebenarnya?

2/
Ketika tahu aku laki-laki
Ada tangis tak mampu redam di relung-relung
Di atas bahuku beban membatu
Empat perempuan dalam pikul tanggung jawab
Ibu, Istri, Anak Perempuan, Saudara Perempuan
mampukah?
sedang aku sibuk bermain-main dalam sungging 

Ketika tahu aku laki-laki
Ada ragu menyusupi waktu
Saat habis daya, juga upaya 
Nafkah, kuatkah mencukupi mereka
sedang aku hanya fakir yang mencari takdir

Ketika tahu aku laki-laki
Ada adil yang susul-menyusul ingin dirundung
Kepada bapak ibu lebih dari anak istri
Sepadankah?
sedang aku hanya anak dalam tempurung

Ketika tahu aku laki-laki
Ada gelisah tak kunjung pasrah
Sebagai nahkoda, rumah tangga berlayar dalam samudera
Amanahkah?
sedang surga sungguh kekal tak terjamah

3/
Ketika tahu aku perempuan
Airmata kutumpahkan pada kanal-kanal 
Penjagaanku begitu erat
berhargakah?
Sedang aku menggadai kemuliaan, sedikit demi sedikit

Ketika tahu aku perempuan
Ada durhaka menyempil ingin dicukil
Kepada suami lebih dari bapak ibu, bakti terasa pilu
mampukah?
Sedang aku hanya anak yang bergumul dalam sarung 

Ketika tahu aku perempuan
Ada ragu menggumpal dalam nadi
Bayi-bayi dalam lindunganku, taatkah kepadaMu
sanggupkah?
Sedang aku hanya hamba yang sering alpa

Ketika tahu aku perempuan
Ada kepantasan yang melekat tak mampu bersekat
Sebagai perantara kehidupan bagi manusia-manusia baru
bisakah?
sedang aku hanya kehidupan pertama bagi bapak dan ibu yang masih saja cemburu

4/
Ketika tahu ada laki-laki juga perempuan
Ada tanya mengharu biru di atas nakas berdebu
Mengapa Kau turunkan kami ke bumi
Siapa penabuh genderang
Sedang kami masih seorang diri
Bagaimana kami bersatu, satu sama lain


5/
Sudahkah kalian percaya
dan mempercayakan hidup
padaKu sepenuhnya?

  • Orang-Orang yang Mencari
Puisi kedua saya terinspirasi dari cerita tentang Orang-Orang yang Mencari yang berkisah tentang pencarian akan hidup.

SIAPAKAH SANG PENCARI

Ketika hidup disulap bagai warna warni
Pada manusia dalam beda kondisi, atau visi
Kasih sayang berlimpah, ataukah bahkan tak bersua
Kaya, atau miskin
Beragama, atau kafir

Dari perjalanan segala dirapal
Bagaimana memandang, bagaimana berkasih sayang
ataukah kemarahan yang dipendam dalam diam

Ketika tanya meruapi awang-awang
pencarian dihadang dalam nyalang
tentang hidup juga Tuhan
Akhir adalah pemahaman, lebih dalam

Para pencari itu
adalah aku, kamu, kita
Selayaknya hidup mesti bermakna
Carilah dalam tuang keping-keping
dan temukan dirimu di dalam dirimu
ada Tuhan di sana, dan sebentuk surga

  • Benang Layang-Layang
Puisi terakhir saya ambil dari cerita tentang benang layang-layang, tentang apakah itu?

TENTANG BENANG LAYANG-LAYANG

Ada layang-layang, elok dipandang
Sayang hanya tertunduk nyalang
Kemanakah benang, terbang begitu dirindukan

Ada benang, tergulung tenang
Sayang hanya teronggok gamang
Kemanakah layang, layang, terikat begitu diharapkan

Seindah layang-layang, warna beragam
Benang adalah jalan untuk mampu terbang
Tinggikah?
Putuskah?
Atau bahkan hilang arah?

Benang adalah jawab
atas segala nikmat
Layang-layang ingin memeluk langit
semakin tinggi, semakin baik

Ketika layang-layang adalah adam
dan benang mewujud Hawa
Adam tak berarti tanpa Hawa
Serumpun bijaksana, 
atau eksklusif disandang dalam tawa
Hawa mampu menyanding Adam tinggi hingga surga


Demikian ke-3 puisi yang mampu saya buat dari tiga cerita di buku Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi. Semoga menginspirasi dan salam literasi.

#RCO9
#OneDayOnePost
#ReadingChallengeOdop9




HUJAN MATAHARI : SEBUAH REVIEW KARYA KURNIAWAN GUNADI

 Bagaimana kalian menafsirkan Hujan? atau Matahari? atau Hujan Matahari?

Ada banyak orang yang mencintai hujan, seperti saya salah satunya. Hujan yang basah, hujan yang sejuk dalam kungkungan mendung. Rela menunggu berbulan-bulan hingga ia datang. Sekedar mencumbui kaki-kaki hujan yang lancip itu menerpa wajah tengadah, atau kaki-kaki yang lincah berlari diantara genangan, atau cukup diam dan menikmati aliran air hujan itu jatuh dan memagari tubuh yang letih. Tapi bahkan banyak juga yang tidak menyukai hujan, dengan berbagai alasan. Hujan selalu menjadi alasan ketika melankolis itu tiba-tiba hinggap dan mampu menciptakan ribuan kata-kata bak pujangga sekaliber dunia.

Tapi ada pula yang begitu mencintai matahari. Dia yang terik, menghangatkan bumi dan menyinari hingga sudut-sudut. Dia yang membuat kita pontang-panting berteduh dari teriknya, entah di selasar, atau bawah pohon rindang. Tapi bukankah hujan pun melakukan itu. Saat usia mencederai masa, dimana kita seakan malu jika harus berhujan-hujan. Seperti anak kecil saja, katamu. Padahal bercumbu dengan hujan adalah saat yang paling dinantikan. Ketika dewasa hujan membawa kaki-kaki berlari di bawah atap-atap toko, berteduh. Dari basahnya, dari hangatnya.

Ketika hujan datang saat matahari terik, bukankah itu sebuah keindahan. Pelangi yang lahir dari tetes-tetes air yang mampu memecah putih dalam berbagai warna indah. Bukankah ketika itu bidadari turun dari langit untuk menjumpai bumi?

Review buku cerita dan prosa kurniawan gunadi

"Setiap harapan akan menimbulkan doa"

Hujan Matahari adalah buku pertama karya Kurniawan Gunadi yang dirangkum dari tulisan-tulisan yang dia buat di blog. Berisi berbagai cerita dan juga prosa tentang kehidupan sehari-hari, ikatan cinta yang islami dan juga nasehat orang tua pada anaknya. Membaca Hujan Matahari hampir sama rasanya dengan membaca karya-karya Kurniawan Gunadi yang lain, Lautan Langit Misalnya.

Buku ini terdiri dari empat bagian yang terinspirasi dari perpaduan hujan dan matahari dimana keduanya adalah sebuah sebab akibat dan saling bergantung satu sama lain.

Empat bagian Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi

  • Sebelum hujan
  • Gerimis
  • Hujan
  • Reda
Dari cerita-cerita pendek di buku ini pembaca sengaja diajak untuk merenung, terhadap setiap kejadian yang dialami saat hidup, sesederhana apapun itu. Selalu ada hikmah yang bisa diambil dan dijadikan pelajaran. Seperti masa lalu yang tidak akan mungkin bisa terulang, namun kita bisa menjadikannya pijakan berupa pembelajaran agar di masa depan bisa melangkah lebih baik lagi, dan lagi.

Ada banyak sekali pesan yang bisa diambil dari cerita-cerita pendek di buku Hujan Matahari ini. Kurniawan Gunadi mahir sekali menyelipkan pesan-pesan itu tanpa menggurui. Dan cerita-cerita di dalamnya sangat sesuai dengan kondisi saat ini dimana banyak orang yang berharap pada cinta, mencintai dan dicintai.

Pesan yang bisa diambil dari buku Hujan Matahari Karya Kurniawan Gunadi

  • Seorang laki-laki ibarat layang-layang dan perempuan adalah benang. Laki-laki tidak akan menjadi apa-apa tanpa perempuan. Maka jadilah perempuan yang tangguh sebagai benang agar layang-layang mampu terbang tinggi tanpa putus atau terbawa angin kencang.
  • Laki-laki itu pengembara, perempuan adalah tempat tinggal, maka laki-laki akan menetap saat dia temukan rumah untuk tinggal, yaitu pernikahan. Jadilah perempuan yang pantas untuk ditinggali agar laki-laki tidak pergi.
  • Laki-laki memiliki insting untuk melindungi, perempuan memiliki insting untuk ingin dilindungi semandiri apapun dia. Maka laki-laki akan kuat ketika ada perempuan. Dia akan berusaha semampunya untuk bisa melindungi, seperti fitrahnya.
  • Cinta antara dua orang seperti energi dan potensi. Saat mampu bersinergi maka akan melipatgandakan energi hingga tak berbatas. Bukan cinta yang saling meniadakan, saling menjatuhkan.
  • dan masih banyak lagi pesan-pesan di buku ini.
Bagi teman-teman yang suka membaca buku dengan cerita-cerita pendek atau prosa saya yakin sekali buku ini sangat cocok untuk kalian. Banyak pelajaran yang bisa diambil dan dimaknai meski dari hal-hal sederhana sekalipun.

Selamat membaca temans

Judul    : Hujan Matahari
Penulis    : Kurniawan Gunadi
Ilustrator    : Ardyaksa Amy
Layouter    : Monika Paramitha, Sari A. Rahmawati
Penerbit    : Canting Press
ISBN    : 978-602-19048-1-7
Ukuran    : 14 x 20 cm, 206 halaman   










Senin, 08 Maret 2021

INTERNATIONAL WOMEN'S DAY : CHOOSE TO CHALLENGE

Hari ini serentak di seluruh penjuru dunia memperingati Hari Wanita Internasional. Timeline di media cetak maupun media online dipenuhi dengan seruan peringatan hari istimewa bagi seluruh perempuan di bumi. Di Indonesia sendiri ada hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Internasional Women's Day diperingati tiap tanggal 8 Maret setiap tahunnya. Apa saja yang mendasari adanya peringatan Hari Perempuan Internasional ini ya?

Ada berbagai macam tema yang diusung setiap tahun. Di tahun 2021 ini tema "Choose To Challenge" diusung dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah seruan kepada semua pihak untuk menantang dan ikut aktif menyerukan tentang adanya ketidaksetaraan dan bias gender serta juga merayakan pencapaian-pencapaian yang dilakukan oleh perempuan.

apa saja yang bisa dilakukan untuk merayakan international womens day



 Sejarah peringatan International Women's Day (IWD)

Tahu tidak bahwa International Women's Day sudah diperingati sejak lama. Awal lahirnya peringatan hari perempuan internasional ini adalah untuk merayakan gerakan buruh tahunan yang diprakarsai oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Pada 8 Maret 1908 sejumlah lebih dari 15 ribu buruh perempuan melakukan aksi demonstrasi di New York City, menuntut jam kerja lebih pendek, gaji lebih tinggi, dan hak untuk memilih. Dari gerakan demonstrasi itulah akhirnya lahir hari Perempuan Internasional.

Ada tiga warna yang dipilih untuk memperingati International Women's Day tersebut, yaitu ungu, putih, dan hijau. Ungu sebagai simbol keadilan dan martabat, putih perlambang kemurnian, dan hijau adalah harapan. Dengan tiga warna tersebut perempuan ingin diakui martabatnya, mendapatkan keadilan dalam segala bidang dan melambungkan harapan-harapan untuk menjadi lebih baik ke depan.

Choose to Challenge sebagai tema International Women's Day 2021

Ada apa di balik tema "memilih untuk menantang" di tahun ini. Memang pada dasarnya perayaan hari perempuan internasional ini berbeda jauh dengan perayaan hari ibu. Jika di hari ibu kita merayakan bagaimana peran ibu terhadap keluarganya, baik itu untuk suami, anak-anak atau lingkungan. Biasanya dirayakan dengan mem-bebas tugaskan ibu dari tugas domestik sehari-hari pada hari itu. Istilahnya sang ibu dimanjakan dengan sungguh-sungguh oleh semua anggota keluarga pada hari itu. Tetapi di Hari perempuan internasional skalanya sudah berbeda. Perayaan ini lebih menitikberatkan pada perubahan positif perempuan di segala ranah kehidupan baik itu pada bidang politik, ekonomi, budaya, dan sosial.

Bias dan ketidaksetaraan gender juga menjadi pendorong tagar choose to challenge dimana pada perayaan kali ini diharapkan gaung tentang kesetaraan gender bisa disuarakan lebih keras dan jelas. Ada banyak hal yang menjadikan perempuan di-anak tirikan sejak masa lalu yang membuat mereka tidak mampu berkembang seperti laki-laki. Batasan-batasan yang tidak sesuai itu sepatutnya bisa dihapus agar perempuan bisa berkembang lebih jauh.

Tagar atau tema ini juga diambil sebagai salah satu bentuk dukungan pada platform-platform yang mendukung perubahan positif pada perempuan. Saat ini sudah banyak sekali perempuan-perempan yang mampu menjadi pendobrak dan bersinar di bidangnya. Tujuan inilah yang mendasari munculnya platform-platform tersebut. Dukungan dari banyak pihak akan sangat membantu mewujudkan impan tersebut.

Tagar atau tema ini bahkan diangkat Google sebagai Google Doodle dengan gambar tangan yang diangkat ke atas. Bisa jadi ini adalah sebuah ajakan untuk perempuan agar saling mendukung satu sama lain. Dalam video animasi tersebut disajikan pencapaian-pencapaian yang berhasil dilakukan perempuan baik di bidang  seni, sains, budaya, dan bidang lainnya.     


Apa saja "Choose to Challenge" saya

Sebagai apresiasi dan dukungan pada peringatan hari perempuan internasional kali ini saya ingin ikut andil menyuarakan apa-apa saja yang menjadi keresahan saya terkait dengan bias dan ketidaksetaraan gender yang melingkupi perempuan sejak lama, termasuk juga yang saya alami. Apa saja yang perlu ditentang untuk kemudian agar bisa berubah?

  • Stop eksploitasi tubuh perempuan
Eksploitasi tubuh perempuan bukan lantas dipandang dalam perspektif vulgar. Ajang kontes kecantikan yang menjamur saat ini pun bisa dipandang sebagai salah satu bentuk eksploitasi tubuh perempuan. Coba saja bayangkan apa sih korelasinya antara kecantikan perempuan dengan bikini? Biasanya kontes kecantikan diselenggarakan dengan dalih menjunjung kehebatan perempuan. Perempuan cantik, cerdas, dan hebat tidak butuh selendang atau bikini untuk mendefinisikan dirinya.
  • Mengakui kiprah perempuan
Sebagai istri dan ibu seorang perempuan diakui atau tidak sudah berkontribusi sebagai perekat antar anggota keluarga dan segala pekerjaan di lingkup domestik rumah tangga. Perempuan-perempuan itu tanpa disuruh akan dengan senang hati mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tak tiada henti karena memang sudah fitrahnya. Namun jika kemudian itu dijadikan kambing hitam agar perempuan tidak bisa berkembang di ranah luar, berkarir misalnya, tentu saja sangat salah.

 Selama ini perempuan selalu dihadapkan pada pilihan sulit, keluarga atau aktivitas-aktivitas di luar rumah, pekerjaan misalnya. Kenapa tidak justru difasilitasi agar bisa melakukan dua hal tersebut dengan baik sehingga tidak mengganggu porsi masing-masing. Padahal tidak bisa dipungkiri bahwa perempuan ikut andil dalam kemajuan peradaban, salah satunya sebagai madrasatul ula bagi anak-anaknya.

Meski demikian kewajiban mengasuh anak bukan hanya dibebankan pada perempuan (ibu) semata. Dalam Al-Quran peran ayah lebih banyak disebutkan dalam pengasuhan dari pada ibu. Jika kemudian ayah melimpahkan seluruh tanggung jawab tersebut dengan dalih untuk mencari nafkah, jelas ini bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk ketimpangan gender. Bekerja sama dan saling mendukung bisa dilakukan alih-alih membebankan pada satu pihak. Dan justru akan berdampak baik pada kondisi internal keluarga.

 
  • Mengembalikan otoritas perempuan atas dirinya
Pernah tidak kalian menyaksikan seorang ibu hamil yang akan melahirkan kemudian ada masalah dalam kehamilannya dan harus dioperasi cesar. Mengapa justru pihak rumah sakit meminta persetujuan suami untuk melakukan tindakan tersebut. Perempuanlah yang tahu kondisi tubuhnya. Dia bisa memilih mana yang baik dan mana yang tidak untuk dirinya. Jika lantas otoritas tersebut direnggut dari mereka, apalagi yang mereka punya. Kendali atas dirinya saja sudah tidak dimiliki apa lagi yang tersisa.

Otoritas atas dirinya harus dimiliki oleh para peremouan termasuk di dalamnya menjaga dan mencari pertolongan saat dibutuhkan. Jangan sampai kasus-kasus ibu meninggal banyak terjadi lantaran harus ada ijin suami terlebih dulu untuk hal-hal urget seperti contoh di atas. 

Sebenarnya masih banyak isu-isu lain yang bisa disuarakan. Sudah waktunya laki-laki dan perempuan berdiri sejajar. Bahkan dalam hadits pun disebutkan bahwa perempuan adalah saudara kandung laki-laki. tempatnya adalah di samping bukan di belakang atau di depan. Bila masih ada laki-laki yang abai akan hal ini bisa dibilang bahwa mereka memiliki inferiority complex terhadap perempuan sehingga takut "terkalahkan" jika perempuan diberikan kesempatan yang sama untuk maju. 

Sebagai perempuan saya sendiri mendobrak kewajaran dengan masuk pada bidang laki-laki sebagai mata pencaharian. Saya mengajar bidang mesin yang didominasi oleh laki-laki. Itu salah satu bentuk suara saya bahwa perempuan pun bisa melakukan hal yang sama dan sejajar dengan laki-laki jika diberi kesempatan. Semoga ke depan kesempatan dan peluang itu lebih banyak diberikan sehingga perempuan bisa maju dan berkembang. Selanjutnya mereka akan menjadi salah satu pion perkembangan bangsa dan dunia. Mari kita tunggu saatnya.



Minggu, 07 Maret 2021

ODOP BLOGGER SQUAD : SEBUAH KUNCI

  Saya mengenal ODOP Blogger Squad semenjak tahun 2020, saat itu saya baru saja mendapatkan sebuah prestise sebagai anggota ODOP 7. Sayangnya saat itu saya tidak memilih bergabung di dalamnya dan mengambil kelas lain. Saya juga vakum lama dari ODOP karena ada hal teknis dan baru bergabung lagi sesaat sebelum kelas-kelas mulai dibuka. 

ODOP Blogger Squad adalah sebuah kelas bentukan dari komunitas ODOP (One Day One Post) yang menitik beratkan pada transfer ilmu tentang pengelolaan blog untuk anggota.

Tahun ini saya mengambil beberapa kelas secara simultan, OBS (ODOP Blogger Squad), OTM (ODOP Tembus Media), ONB (ODOP Nulis Buku), dan ONP (ODOP Nulis Platform). Kenapa saya kemudian mengambil langsung beberapa kelas, karena saya semenjak pandemi memiliki waktu luang agak banyak yang bisa dimanfaatkan. Daripada menganggur lebih baik menambah ilmu, siapa tahu nanti akan bermanfaat.


Alasan dan sudut pandang memilih ODOP Blogger Squad


Kenapa saya akhirnya tertarik masuk di ODOP Blogger Squad? awalnya memang untuk lebih memaksimalkan blog yang lama tidak terjamah dan menjadi sarang-laba-laba. Alasan kenapa saya pilih blog bisa dibaca di sini.

ODOP Blog Squad sendiri saya rasa akan mampu untuk membantu saya mengoptimalkan blog yang saya buat ala kadarnya. Digawangi oleh pakar-pakar blog seperti Mbak Jihan Mawaddah, Mbak Marita Ningtyas, Mas Ibrahim Dutinov, Mbak Ciani Limaran, dan juga Bang Zen selaku ketua dengan blog-blognya yang bertebaran dan optimal semua menjadikan saya yakin 100% akan berhasil juga.

Tujuan ODOP Blogger Squad sendiri adalah memaksimalkan anggota ODOP untuk bisa menjadi besar dengan penggunaan platform blog. Saat ini blogger-blogger baru bermunculan bak jamur di musim hujan. Harapannya adalah anak-anak ODOP mampu meramaikan dunia blog dan memberikan sumbangsih besar di dalamnya.

Sudut Pandang Saya Pada ODOP Blogger Squad

Saya merujuk ODOP Blogger Squad bukan sebagai komunitas tetapi pada sebuah kunci. Kunci sendiri dalam KBBI dijelaskan sebagai alat untuk mengunci pintu, peti dan sebagainya, atau bisa juga berarti alat untuk mencapai suatu maksud (seperti membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu). ODOP Blogger Squad bagi saya adalah alat untuk membongkar rahasia bagaimana saya bisa mengoptimalkan blog saya, juga sebagai media untuk bisa memecahkan masalah terkait bagaimana pengelolaan blog yang benar, sebagai titik penentu dari mana saya mulai menapaki dunia blog, dan sebagai pihak pertama yang akan menyaksikan apakah saya nanti berhasil atau tidak dalam dunia blog ini.

Intinya saya sangat bergantung pada ODOP Blogger Squad sebagai istilahnya penopang kaki saya untuk memijak dunia baru yang masih sangat asing ini. Sejak bergabung sampai sekarang nyatanya ada banyak hal yang sudah bisa saya ambil dan aplikasikan selama mengikuti materi-materi dari kakak-kakak senior.

Apa saja yang diberikan ODOP Blogger Squad pada saya

Kelas-kelas yang dilaksanakan ODOP Blogger Squad dilaksanakan satu minggu sekali. Banyak ilmu yang dibagikan secara free oleh kakak-kakak senior untuk anggota. Apa saja ilmu yang diberikan itu, berikut garis besarnya:
  • Konsistensi menulis
Seperti nama yang disandang, ODOP (One Day One Post) adalah sebuah komunitas menulis dimana anggota diharapkan dapat menghasilkan satu tulisan setiap harinya. Pun demikian dengan ODOP Blogger Squad yang melatih anggota untuk mampu membuat satu postingan tulisan secara berkala dan konsisten. Saat ini bukan satu hari satu post tapi diberi waktu agak longgar dengan membuat postingan minimal 1 tulisan tiap minggu. Mengapa demikian? karena posting di blog tidak sama dengan posting di media sosial, ada ilmu-ilmu dan teknik yang harus diterapkan agar postingan kita mendatangkan traffic yang bagus. Belum lagi pembuatan ilustrasi yang menyita waktu lama. Tapi bagi saya itu sudah sangat bagus. Awal bisa konsisten menulis satu postingan tiap minggu lalu seiring waktu dan terbiasa maka akan mudah mencapai target 1 hari satu postingan.

  • Memahami cara membuat TLD

Apa sih TLD itu, TLD merupakan singkatan dari Top Level Domain atau secara mudahnya adalah bagian akhir dari suatu domain, misalnya .com, .net, .id, .my.id, dll. Meski terlihat sederhana tapi TLD memiliki peranan sangat penting di website atau blog kita. Dengan membuat nama website yang mudah diingat akan berpengaruh terhadap jumlah traffic yang akan kita datangkan. Lebih lengkapnya mungkin akan saya jelaskan di lain kesempatan. 

Nah di ODOP Blogger Squad ini anggota yang baru bergabung wajib memiliki dan memasang TLD pada blog yang dia punya. Jika tidak mengganti dengan TLD maka secara otomatis dia akan terdepak dan tidak bisa melanjutkan mengikuti materi yang diberikan di kelas-kelas berikutnya. Saya sendiri akhirnya (karena dipaksa) memiliki TLD pada blog saya www.witaksara.com. Dari sinilah kaki saya mulai menapaki dunia baru. Semoga bisa lanjut terus ya :) 

  • Menentukan niche blog

Apa itu niche blog? secara gamblangnya sih tema besar yang kita ambil untuk blog kita. Misalnya kuliner, pendidikan, travelling, desain, atau yang paling umum adalah gado-gado (lifestyle). Niche sendiri sangat berhubungan dengan konten atau tulisan dalam blog yang dibuat sesuai dengan topik atau tema besar dan fokus pada tema tersebut kemudian dikembangkan dalam sub-sub niche atau micro niche.

Sayangnya saya sendiri masih susah menentukan kemana arah blog ini akan dibawa. Tulisan dan konten saya masih beragam dan otomatis masuk ke niche gado-gado atau lifestyle. Semoga ke depan bisa menentukan niche apa yang pas untuk blog dan mengemnagkannya secara konsisten. 

  • Menulis sesuai SEO baik onpage maupun offpage

SEO? saya sih tahunya CEO :), waktu awal gabung saya langsung dapat materi SEO onpage. Saya bingung juga awalnya. Jadi apa sih SEO itu? kalau kata mbak Jihan, SEO onpage itu praktik mengoptimalkan konten pada halaman website agar masuk dalam daftar teratas google dan mudah dicari oleh pengguna. Apa saja yang harus dilakukan agar konten kita menjadi SEO, InshaAllah akan saya bahas di lain waktu.

Nah untuk yang offpage saya belum mengerti dan belum diberi materinya saat ini. Tapi waktu cari-cari di google SEO offpage itu adalah aktivitas untuk memaksimalkan website dari luar. Caranya bisa dengan memasang backlink pada website terkenal yang mengarah pada website kita. Mungkin nanti setelah dapat materi saya bisa sedikit bicara lebih banyak tentang ini. Sementara cukup di sini saja :)

  •  Tahu langkah mengaktifkan GA

Materi selanjutnya yang saya dapatkan adalah mengaktifkan GA (google analitics). GA sendiri adalah sebuah tool atau alat wajib yang harus dimiliki pemilik website. Dengan GA kita bisa dengan mudah memantau traffic website kita mulai darisumber traffic, demografi pengunjung sampai pada konten yang paling diminati. Dengan melihat GA kita bisa tahu konten seperti apa sih yang diinginkan pengunjung, atau pada jam berapa sebaiknya kita post konten kita. Dari sini kita bisa memaksimalkan website atau blog dengan baik. 

  • Melaksanakan Monetize blog
Saat ini materi belum sampai di langkah ini. Tapi nantinya monetize blog akan dibahas dan menjadi tugas selanjutnya di kelas ODOP Blogger Squad. Apa sih monetize blog itu?

Monetize blog bisa diartikan secara gamblang sebagai sebuah cara pemasaran untuk  mendapatkan keuntungan dari blog.  Keuntungan itu bisa berupa materi (uang) atau exposure (menaikkan rating website di mata pengguna).

Bagaimana caranya? inshaAllah nanti akan saya bahas seteah mendapat materi tentang monetize ini saat kelas berlangsung. 

apa saja yang didapat di kelas ODOP Blogger Squad

 

Sebuah pertanyaan besar : Apa yang bisa saya berikan pada ODOP Blogger Squad sebagai balasan?

Ketika saya sudah mendapatkan banyak sekali ilmu dari ODOP Blogger Squad yang bisa saya manfaatkan untuk kepentingan saya sendiri (blog jadi optimal dan menghasilkan), lantas saya jadi berfikir apa yang bisa saya berikan untuk ODOP Blogger Squad sebagai balasan.

Saya termasuk orang yang suka tidak enakan saat merasa sudah dibantu atau diberi sesuatu. Maunya bisa membalas jasa pada orang yang membantu tersebut. Setelah mendapat banyak ilmu dari ODOP Blogger Squad saya jadi berfikir seperti apa dan bagaimana saya bisa membalas jasa tersebut.

Karena ini komunitas dengan anggota yang tersebar di berbagai penjuru nusantara saya jadi bingung sendiri. Meski saat ini saya baru bisa merasakan keuntungan berbentuk kepuasan pada diri sendiri dan belum bisa menghasilkan keuntungan dari blog milik saya tapi saya merasa itu sudah cukup saat ini.

Mungkin yang bisa saya lakukan adalah berbagi, berbagi ilmu, berbagi konten, berbagi bahagia lewat postingan yang saya unggah di blog saya. Apakah itu cukup? saya merasa masih belum sih, tapi untuk saat ini baru itu yang bisa saya lakukan.

Ke depannya saya sangat berharap bisa memberikan kontribusi yang berarti baik bagi ODOP Blogger Squad secara khusus dan ODOP secara umum. Semoga 

Kamis, 04 Maret 2021

L : SEKUMPULAN PUISI BY LINARA

"A

Angkasa tahu

Anganku menujumu

Aspirasiku adalah bahagiamu"


(L by Linara)


Saya menerima buku ini di pagi setiba di sekolah. Bahkan belum ada satu pun murid yang datang. Buku ini sudah saya tunggu sangat lama. Bukan apa-apa, saya kenal baik dengan kak Linara sang penulis. Tahu benar bagaimana hebatnya beliau merangkai kata-kata dalam puisi. Sudah dua buku antologi saya kerjakan dengan beliau (Move Off dan Move On), dan semua tulisannya memang membuat saya terpikat.

Semenjak lama saya sudah rewel bilang ingin sekali memeluk buku solo karya kak Linara. Tapi butuh waktu dua tahun ternyata sampai penantian saya akhirnya membuahkan hasil.


Sekumpulan puisi karya Linara


Buku ini adalah masterpiece, sebuah potret perjalanan yang dipigura dalam jalinan kata-kata mesra.

Terdiri dari lima bab, buku ini merangkum dengan sangat apik karya-karya beliau. L adalah belitan sepasang zarah yang bermesra dan menjadikannya kosakata bernyawa.

Lima pilar L

  1. Angka
  2. Abjad
  3. Kata Kelana
  4. Dalam Hitungan
  5. Sama Dengan
Saya sendiri membaca buku ini terkaget-kaget, bagaimana bisa menyuarakan angka dengan sangat unik namun mengena. Lalu abjad yang disusun semacam mozaik yang mampu menghiasi hati saya dengan keping-keping rasa yang...entahlah, saya sendiri bingung menjabarkan bagaimana perasaan saya membaca buku ini. Kak Linara benar-benar memusatkan seluruh fokus dan waktunya menyelesaikan buku ini. Dan effort yang beliau keluarkan saya pikir sangat sepadan dengan hasilnya.

Dengan desain sampul yang minimalis namun sangat elegan, menggambarkan L dari jalinan angka dan objek-objek yang sesuai saya pikir akan mampu membius pembaca untuk segera meminangnya.

Buku ini sangat layak menghuni sudut buku di sebuah rumah. Ikut meramaikan literasi dan semoga mampu menstimulus masyarakat untuk gemar membaca. Saya sendiri akhirnya justru semakin ingin menikmati hasil karya beliau yang lain. Bagaimana kak Lin, siap menerbitkan karya baru lagi?

Judul : L
Penulis : Linara
Penerbit : One Peach Media
Ilustrator : @opm_design
Cetakan pertama : 2021
ISBN : 978-623-6096-10-9
Jumlah halaman : 106


Rabu, 03 Maret 2021

PUTHUT EA : ISYARAT CINTA YANG KERAS KEPALA

Cerpen membawa saya harus jungkir balik mengejar ketertinggalan. Semenjak belia saya memang sudah kepincut dengan sastra. Hanya sebagai pembaca. Tapi kehidupan saya menjadi berubah sejak mengenal dunia tulis-menulis beberapa tahun ke belakang. Tertatih-tatih mencari pegangan untuk setiap karya dan tulisan yang saya buat.

Cerpen sendiri telah memberikan saya banyak hal, baik pelarajaran, teman, kompetisi dan penghargaan. Juga membawa nama saya menjadi salah satu pengisi rubrik di Jawa Pos.

"Seperti mereka, aku juga lelah, serba tergesa-gesa, tidak bahagia, dan tidak berguna"

Membaca Isyarat Cinta Yang Keras Kepala dari Puthut EA adalah salah satu cara saya untuk mengisi ilmu kembali. Sebagai acuan, dan bisa juga refleksi bagaimana nanti cerpen-cerpen baru saya tulis.

Kumpulan Cerpen Puthut EA



Buku ini termasuk karya lama dari Puthut EA. Terbit di tahun 2004 tapi baru saya miliki di tahun 2020. Alasannya lebih karena dulu saya lebih suka membaca buku-buku fiksi fantasi 😏 . Buku ini berisi 15 cerita pendek yang dirangkum menjadi satu dalam tema Isyarat Cinta Yang Keras Kepala. Ke-15 cerpen tersebut sebelumnya sudah pernah meramaikan berbagai media cetak sebelum dijadikan dalam satu buku.

Cerita-cerita seputar cinta dalam perspektif bermacam-macam digubah secara apik oleh beliau. Bagi yang suka cerita dengan banyak dialog di dalamnya siap-siap kecewa. Di buku ini Puthut EA sangat pelit menuliskan dialog. Narasi-narasi panjang semacam monolog sangat sering disajikan. Mungkin karena lulusan filsafat, Puthut EA membuat setiap cerita mengandung makna-makna yang harus digali dalam baru bisa ditemukan. Hal-hal remeh yang menjadi berat dan sangat sastra.

Cerpen dalam Isyarat Cinta Yang Keras Kepala

  1. Kamu, Ia, dan Kota Asing
  2. Anak Laki-Lakiku
  3. Pernikahan yang Hampa
  4. Rumah Hujan
  5. Empat Perempuan
  6. Sebuah Peristiwa Tentang Kematian
  7. Ruang Harapan yang Kembali Lengang
  8. Kitab Laknat : Mukadimah
  9. Gadis Kecil dan Perempuan yang Terluka
  10. Perempuan Tanpa Nama
  11. Isyarat Cinta yang Keras Kepala
  12. Cerita dari Lemari
  13. Orang Terakhir yang Ditunggu
  14. Seorang Pergi Mencari
  15. Tanpa Tanda Seru : Tiga Penggal Prosa-Lirik

Bagaimana penulis meramu cerpen-cerpennya? Dalam cerpen Empat Perempuan misalnya, Puthut menceritakan tentang 4 perempuan yang bekerja di satu tempat yang sama. Bersahabat namun mereka menyimpan rahasia-rahasia yang disimpan, tapi dalam cerpen itu dinarasikan oleh mereka masing-masing. Sesuatu yang sederhana seperti curhatan perempuan tapi ditulis dengan ringkas dan apik. Ada tamparan keras disajikan di lakon ke-empat dan membuat saya auto refleksi pada diri sendiri.

Gaya bercerita Puthut EA memang nyentrik seperti pada karya-karyanya yang lain. Bahkan di tulisan-tulisan non fiksi yang beliau buat pun tidak pakem pada kaidah-kaidah resmi. Selalu ada hal-hal nyeleneh yang dia singgung dan sampaikan pada mayarakat.

Seperti pada sampul buku yang dilukis dengan sederhana oleh Ega Fansuri. Seorang lelaki yang ingin menggapai sesuatu yang abstrak. Digambarkan sebagai tangan-tanga yang melingkup sebuah objek. Mungkin itu yang diartikan sebagai isyarat pada cinta, yang tidak setiap orang bisa membaca, atau menggapainya.

Buku ini sebenarnya sudah saya miliki sejak tahun 2020 lalu. Dan saya baca berulang-ulang saat sedang buntu dan butuh ide untuk membuat cerpen. Kali ini saya baca lagi ketika ada tantangan dari Reading Challenge dari ODOP. Membaca buku ini secara gamblang menambah referensi pada saya bagaimana menuliskan cerpen dari hal-hal sederhana menjadi sesuatu yang unik dan asyik. Dan juga bagaimana narasi panjang bisa menjadi penyelamat saat mengalami block menyusun dialog.

Cerpen-cerpen saya juga banyak didominasi narasi, ada seorang teman yang menjuluki saya sebagai penulis yang pelit dialog 😜. Jangan-jangan saya tertular mas Puthut EA ini. Oh iya favorit saya adalah Rumah Hujan, saya seperti diajak kembali menekuri buku Laut Bercerita milik Laila S. Chudori. Dan hujan adalah sesuatu yang saya suka dengan alasan yang tidak saya tahu.

Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca, terutama bagi teman-teman yang sangat suka cerpen. Bisa menjadi referensi yang bagus juga untuk mulai menulis cerpen-cerpen baru.

Yang ingin memiliki bisa langsung DM penerbit Mojok.co dan mencari tahu karya-karya Puthut EA yang lain. Selamat membaca, mari giatkan literasi bangsa.

Judul : Isyarat Cinta yang keras Kepala
Penulis : Puthut EA
Penerbit : Mojok.co
Cetakan ke-4 : Tahun 2017
Ilustrator : Ega Fansuri
Layout : Azka Maula
Ukuran : 13 x 20 cm, 160 halaman
ISBN : 978-602-1318-56-0