Sabtu, 28 September 2019

ANOTHER DISTIKON

Hari ini aku bikin lagi puisi distikon, entah kenapa lagi pingin saja. Lagi pingin mengasah kemampuan menciptakan puisi dengan baik dan bisa dinikmati oleh pembaca. Tunggu puisiku yang lain yaaa


DALAM DERA DENDAM

Sepanjang kelam yang beranjak
Kau pinta bulan mati berarak

Bahkan jejak tak punya hak
Sekedar membuai sekelebat tapak

Aroma mistis menguar telak
Di barisan bayu merekat onak

Bukan, bukan salahmu mereka bergerak
Memecah tubuh beranak pinak

Dendam memaksa akal tak berpijak
Melarung bersama iman yang tak berpihak

Tubuh-tubuh berjajar di atas lapak
Tumbal atas sepakat yang kau buat dengan mereka pemilik balak




TERPIKAT

Kosong gelas digenggam
Gulana diam mendekam

Penat akal dikerat
Hadirmu mencipta pikat

Padamu gadis bestari
Rinduku tercuri

Sebola mata bulat yang coklat
Hatiku terbawa minggat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar