BLANTERORBITv102

    BULAN MATI

    Saturday, September 28, 2019
    Bulan mati di sudut kerling hati
    Bahkan tak ada niatan untuk kembali

    Segenggam naluri terbuai mimpi
    Memeluk redam jahanan melukai

    Hati sekedar kerat tak berarti
    Dihujam dalam, kidung pembunuh mimpi

    Senyumnya terukir di wajah mati
    Menumpas lekas tawa di wajah lelaki

    Sudahlah, akhir ini telah menepi
    Perempuan memeluk mimpi di tidur abadi

    Enyahlah, pergi dari singgasana hati
    Nirwana tak punya ruang untuk lelaki penuh duri



    PUAN, TUAN

    Merah bulan berdarah
    Di sabit gulana nan marah

    Hitam kelam segala dendam
    Menanti balas puan pemilik gendam

    Sebait kidung terlanggam
    Membawa serta sosok berwajah kelam

    Darah diumbar sebagai jalan
    Memangkas habis jalinan sedan

    Habislah semua, ambyar
    Kasih sayang dibalas gelegar

    Senyum terlanjur di bibir puan
    Puas dengan tubuh terbujur tuan

    Dua puisi di atas adalah salah satu puisi baru dengan nama distikon yang aku buat. puisi dengan ciri dua baris di tiap baitnya. selamat menikmati dan marakkan literasi.

    Author

    Marwita Oktaviana

    Blogger, Book lover, Writing Enthusiast, A friend of a many students