BLANTERORBITv102

    TERZINA SYALALA

    Saturday, September 28, 2019
    Kali ini aku akan bahas mengenai satu lagi jenis puisi baru yang bernama terzina. Wow dari namanya saja sudah bagaimana gitu ya :). Jadi puisi terzina itu puisi yang dalam satu baitnya mengandung 3 baris. Dengan rima a-a-a atau a-b-a atau a-b-b serta a-a-b. ergantung selera pembuat. contoh puisi terzina bisa dilihat di bawah ini ya..

    PEREMPUAN DAN CANDU

    Bagiku kamu selaksa aroma
    Menguarkan harum memikat raga
    Meski tak indah dipandang mata

    Menemuimu tak pernah mudah
    Butuh lama waktu untuk bersua
    Memastikan kala tepat diminta

    Saat mendapatkanmu adalah madu
    Kubelai tubuhmu penuh haru
    Lalu kulayur di atas tungku

    Panas tubuhmu menguarkan asap
    Yang kuhadang dengan hidung penuh harap
    Dan kuseduh dengan air beruap            

    Kamu kopi bukan tebu
    Pahitmu menciptakan candu
    Padaku perempuan bertudung abu


    Yang ini contoh lain:

    ANTARA KOPI DAN HUJAN WAKTU ITU

    Kamu perempuan penikmat kopi
    Dia lelaki dengan hujan yang dibenci
    Namun kalian satu sehati

    Dia bertanya mengapa kamu suka kopi?
    Kamu bertanya mengapa hujan yang dibenci?
    Namun tanya tetap menganga diantara tepian sepi

    Kamu bilang kopi membawa pulang Ayah yang pernah pergi
    Dia bilang hujan membawa pergi Ibu yang lama menemani
    Dan meja serta kursi menjadi saksi kata hati

    Bagimu kopi menguarkan aroma memikat pagi
    Baginya hujan membawa aroma basah tanah yang dibenci
    Dan kalian melarungkan itu lewat sela aroma tubuh yang suci

    Kamu bilang ayah mengajarkan nikmatnya rindu
    Dia bilang ibu membawa pergi nikmat itu
    Dan sekerat kue coklat memberikan candu untuk kalian bertemu


    Author

    Marwita Oktaviana

    Blogger, Book lover, Writing Enthusiast, A friend of a many students