Kamis, 17 Oktober 2019

MELODI HUJAN


Sekelompok serangga berbaris-baris. Menampilkan tarian menyambut gerimis. Daun-daun kering membacakan sajak-sajak puitis. Bergembira dalam selubung rintik nan manis.

Sekelompok bocah berlari-lari. Menyerbu hujan yang lama dinanti. Kecipak-kecipak kaki mendendangkan lagu jatuh hati. Bersuka ria menjemput kekasih berwujud rinai.

Wajar saja semesta merona. Menikmati musim suka cita. Saat tanah-tanah kerontang kembali basah. Dan bunga-bunga menampilkan rekah.

Mudah saja rindu-rindu kembali tumpah. Saat kenangan-kenangan mendadak meruah. Gerimis yang patah-patah menguarkan asmara yang lama enggan bertuah.

Sekelumit cinta tiba-tiba saja hadir tanpa diminta. Di ujung basah yang lahir dari doa semesta. Muda mudi bertautan tangan, memaksa langit menyajikan pelangi, bermesra.

4 komentar:

  1. bagus pemilihan katanya, jadi enak dibaca :)

    Silahkan mampir blogku jg ya, hehe jangan lupa difollow :)

    BalasHapus
  2. Dikemas secara apik masyaallah. Semangat terus kak. Ditunggu postingan selanjutnya ya kak. Hihi

    BalasHapus