Halaman

Selasa, 29 Oktober 2019

REVIEW GADIS KUNANG-KUNANG

Kali ini aku mau me review buku antologi cerpen milikku yang baru saja terbit. Buku kumpulan cerpen ini berjudul Gadis kunang-kunang. Berisi 25 cerpen dari 25 penulis yang berbeda. Diambil dari 25 kontributor terbaik dalam event lomba cerpen yang diadakan oleh komunitas Indie Literaru Club di bulan Juli tahun 2019. 25 kontributor lain dibukukan dalam sebuah buku berbeda berjudul Dari kopi aku jatuh hati.




Bercerita tentang cinta, rindu, patah hati, dan move on yang merupakan tema dari lomba menulis, isi dari kumpulan cerpen ini sungguh menarik. Dengan berbagai macam kisah yang unik dan sangat layak untuk dinikmati.

Di bawah ini adalah keterangan lengkap tentang kumpulan cerpen ini:

Judul     : Gadis Kunang-Kunang
Penulis : Laelatun Nasroh, Khusnul Puspa Rahayu, Khairani Arya, Mutiara Irfany Dewi, Rizki
  Amalia Putri, Raihani Meutia, Absullah, Gery Alfikar, Nauroh alya Nurjannati, Gayarti
  Setyana Putri, Widianti, Rizki Fitriyanti Pradani, Tiara Lamtika Cahaya, Iva titin Shovia,
  Sri Wulan, Syifa Rahmati Fadhillah, Sisca Lavenia Tsani, Sinta Fatmah Wati, Carlene
  Suryani Kurniawan, Azzahra Sefta Soleha, Zilla Melisa, Agyun, Marwita Oktaviana,
  Ahmad Fanani Mosah, dan Siska Ambarwati
Penerbit              : Dels Media
ISBN      : 978-623-91119-3-9
Cetakan               : Pertama, Oktober 2019
Halaman             : 140
Ukuran buku     : 14 x 21 cm

Cover buku ini berupa soft cover dengan latar biru bergambarkanseorang gadis yang sedang melepas kunang-kunang. Dibuat sangat minimalis namun elegan. Ukuran buku juga dibuat agar mudah dipegang.

Membaca satu persatu kisah dalam buku ini membuat kita berpetualang menikmati kisah rindu, jatuh cinta, dan patah hati dengan aisk. Mengalir begitu saja. Diksi yang dipakai juga mudah dipahami dan tidak terlalu rumit. Buku ini dibuat untuk dapat dibaca oleh kalangan remaja hingga tua.

Sebuah kisah dalam cerita pendek adalah penggalan kehidupan yang dirahasiakan dan hanya bisa dinikmati utuh oleh penulisnya. Sang pembaca hanyalah korban yang harus mereka-reka sendiri tentang apa yang hendak disampaikan sang penulis.

--Penerbit Dells Media--

Selamat membaca,--

1 komentar:

  1. BUKU YANG SANGAT CEKLI. DENGAN SEJUTA CERITA YANG MEMESONA. ADA KISAH ASMARA REMAJA, ADA KISAH NYATA DSB....

    BalasHapus