Halaman

Rabu, 30 Juni 2021

Berburu 8 Makanan Khas Lamongan Bersama EsaUnggul

Kalau saya bertanya apa sih makanan khas Lamongan? pasti secara langsung akan kalian jawab soto. Iya memang soto adalah salah satu makanan utama khas dari kota di utara pulau Jawa ini. Eits tapi jangan salah ya, makanan utama khas dari Lamongan bukan soto saja lo. Ada banyak ragam kuliner lain yang pasti bikin lidah kalian kepincut dan bakal mau dan mau lagi.
Berburu 8 makanan khas lamongan bersama esaunggul

Makanan khas Lamongan termasuk salah satu sarana kebanggan bagi kota saya ini. Meskipun hanya kuliner tapi ternyata memang cukup menjual bagi para pelancong. Banyak masyarakat yang datang ke Lamongan karena ingin mencicipi makanan khas langsung dari kotanya.


Apa saja sih makanan utama khas Lamongan itu? mari saya ajak kalian berburu makanan khas Lamongan lain bersama EsaUnggul. Pasti kalian bertanya-tanya siapa sih EsaUnggul itu? Esa Unggul adalah salah satu Universitas Swasta jempolan yang ada di Jakarta. Yang baru saja selesai SMA atau SMK atau MA boleh kok kalau mau lanjut sekolahnya di sini. Ada banyak pilihan jurusannya lo, tinggal sesuaikan saja dengan bakat dan minat kalian.

Ini dia makanan khas Lamongan lain yang bisa kalian nikmati, yuk mariiiii......

Soto
Kalau yang ini sih pasti semua sudah pada tahu. Soto memang banyak variannya sesuai dari masing-masing daerah. Tapi bagi saya, soto Lamongan memang lebih memikat dan menggiurkan dari yang lain. Soto Lamongan itu makanan utama dengan bahan pokok ayam yang rasanya segar. Terbuat dari kuah yang dibumbui rempah seperti bawang merah, bawang putih, merica, ketumbar, jinten, jahe, kunyit, daun jeruk, serai, daun bawang, seledri, dan daun prei lalu ditambah dengan perasan jeruk nipis membuat rasanya segar sekali. Biasanya soto Lamongan dilengkapi dengan sambal, telur rebus (bisa telur biasa atau telur asin), kerupuk udang dan poya yang bikin rasanya gurih sekali.

Soto Lamongan juga cenderung bening, tidak seperti soto Betawi atau soto-soto lain. Kalau saya sih biasanya disajikan untuk sarapan. Dan biasanya lebih suka kalau masak sendiri. Anak-anak dan suami juga begitu, lebih suka buatan saya daripada beli di luar. Alasannya karena kalau masak sendiri bumbu halusnya tidak saya tumis dulu jadi kuahnya tidak berminyak. 

Soto Ayam Lamongan
Picture from google picture

Kalau kalian ingin mencicipi rasa original soto Lamongan bisa kok mencoba di seluruh wilayah Lamongan pasti banyak berjajar warung soto. Tapi untuk rekomendasi bisa meluncur ke warung Soto Ayam Cak Mardi di Jl. Ahmad Dahlan atau ke RM Asih Jaya Putra di Jl. Panglima Sudirman Lamongan.

Tahu campur
Tahu campur menjadi salah satu makanan khas Lamongan juga lo kawan. Biasanya saya suka makan tahu campur ini pas siang-siang. Rasanya segar dan pastinya sehat karena komposisinya banyak sekali. Tahu campur terdiri dari tahu goreng, lontong, tauge, selada, mie basah, dan gimbal singkong yang disiram dengan kuah yang berisi daging tetelan atau cecek yang segar. Nah yang membuat rasanya khas dari tahu campur ini adalah dipakainya petis udang sebagai bumbu pelengkap utama.

Tahu campur lamongan
Picture from google picture

Bagi yang suka pedas bisa ditambah dengan sambal cabe. Makanan ini bisa dimakan oleh semua kalangan, baik balita maupun dewasa. Paling enak kalau dimakan bersama kerupuk. Anak saya sangat suka dengan kuliner satu ini. Kalau ada pedagang tahu campur pasti diberhentikan. Saya sih belum pernah secara langsung membuat sendiri tahu campur, tapi pernah beberapa kali membuat bersama teman-teman di sekolah.

Nah kalau ingin mencicipi langsung, saya punya rekomendasi tempat makan tahu campur yang enak. Warungnya ada di belakang masjid agung, namanya Warung Andalan. Tahu campurnya enak sekali. Di sana juga bisa mencicipi lontong kikil karena memang menyediakan dua menu tersebut di warung itu.

Pecel lele
Nah ini nih makanan khas Lamongan yang cocok dimakan malam hari. Pecel lele sudah banyak diketahui sebagai makanan khas Lamongan. Bahkan makanan ini sudah merambah ke seluruh Indonesia. Di setiap daerah pasti ada penjual pecel lele, baik yang warung tenda atau kelas restoran. Padahal makanan ini saya bilang cukup sederhana. Nasi putih dengan lele goreng yang dilengkapi sambal dan lalapan. Tapi memang enak sekali. 
pecel lele lamongan
Picture from google picture

Kekuatan utama dari makanan pecel lele ini ada di cita rasa sambalnya. Warung mana yang sambalnya paling enak, di situlah pelanggan akan membludak. Sampai saat ini saya belum juga berhasil membuat sambal yang ciamik dan cocok untuk pecel lele ini, jadi masih lebih sering beli daripada masak sendiri.

Rekomendasi warung pecel lele di mana ya? karena banyak sekali memang warung yang menyediakan kuliner ini. Silahkan mencoba di seputaran Lamongan dan berburu sampai kalian temukan mana pecel lele favorit kalian. 

Asem-asem bandeng
Bandeng menjadi salah satu produk unggulan Lamongan. Karena mayoritas masyarakat Lamongan berprofesi sebagai petani tambak ikan air tawar. Tak heran kalau kemudian salah satu makanan khas Lamongan terbuat dari bahan utama ikan bandeng. 

Asem-asem bandeng adalah makanan berkuah segar. Terbuat dari kuah dengan rempah-rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, ketumbar, jinten, lengkuas, kunir, jahe, serai, daun jeruk, daun bawang, dan bumbu untuk rasa asamnya. Nah untuk rasa asam ini bisa memakai jeruk nipis, asam jawa, atau kalau saya lebih suka pakai belimbing wuluh atau kedondong kluncing (kedondong kecil) rasanya jauh lebih segar daripada memakai asam jawa atau jeruk nipis.

Ada dua varian asem-asem bandeng yang saya tahu, satu dengan bumbu dihaluskan dan yang lain bumbunya hanya diiris saja. Saya lebih suka yang diiris daripada dihaluskan.

Asem-asem bandeng Lamongan
Picture from google picture

Nah tips supaya asem-asem bandengnya tidak bau tanah atau amis, waktu memasak pastikan air yang bercampur rempah sudah mendidih baru ikan dimasukkan. Dijamin masakan teman-teman tidak akan amis dan bau tanah.

Untuk rekomendasi tempat makan yang menyediakan asem-asem bandeng bisa dicoba di banyak warung di desa-desa Lamongan. Ada banyak sekali yang menjual. Kalau di kota bisa di Jalan M. Duriyat, tapi saya lupa nama warungnya.

Nasi Boran
Nasi boran mungkin masih jarang di dengar di luar kota Lamongan. Tapi kuliner satu ini cukup terkenal bagi masyarakat Lamongan. Penjual nasi boran juga berjubel di seputar kota Lamongan. Kuliner ini termasuk menjadi salah satu makanan favorit saya. Kenapa dinamakan nasi boran, karena memang tempat nasinya memakai boran (semacam bakul terbuat dari bambu).

nasi boran lamongan
Picture from google picture

Nasi boran sendiri memiliki cita rasa pedas karena ada sambal boran yang khas. Kuliner ini terdiri dari nasi, urap-urap sambal kelapa, berbagai macam lauk (ada ikan goreng, telur asin, uritan, telur dadar, dan lain-lain) yang disiram dengan sambal boran dan dilengkapi dengan rempeyek. Kalau saya bilang yang paling khas adalah lauk ikan sili yang menjadi ikan khas Lamongan selain bandeng hanya saja jarang sekali pedagang yang menyediakan lauk ini karena memang langka.

Kuliner ini bisa dijumpai saat pagi atau malam, yang paling enak menurut saya ada di kawasan Rangge (sekitar jl. Basuki Rahmat) Lamongan. Kalau tidak mau jauh-jauh di seputaran alun-alun atau jalan utama kota juga banyak penjual yang menggelar dagangannya secara lesehan.

Bandeng colo
Selain asem-asem bandeng ada satu lagi makanan khas Lamongan berbahan dasar ikan bandeng. Namanya bandeng colo. Bedanya dengan asem-asem bandeng saya rasa hanya di proses memasaknya saja. Kalau bandeng colo ikan bandenganya biasanya digoreng dulu setengah matang baru dicemplungkan ke kuah. Rasa kuahnya pun tak beda dengan asem-asem bandeng yang asam pedas dan segar. Bumbunya tidak dihaluskan tetapi diiris tipis dan ditumis dulu.

Bandeng colo lamongan
Picture taken from google picture

Saya jujur lebih suka asem-asem bandeng dari pada bandeng colo ini. Maklum saya lebih suka yang tidak berminyak untuk makanan berkuah. Tapi tidak ada salahnya kuliner satu ini dicoba juga sebagai referensi dan pengalaman kuliner kalian.

Rekomendasi tempat makan yang menyediakan bandeng colo bisa dicoba di jl. M. Duriyat Lamongan yang menyediakan asem-asem bandeng dan bandeng colo di warung makannya.

Serapah (lodeh) ikan asap
Kuliner satu ini adalah makanan khas Lamongan yang bersantan. Terbuat dari ikan asap (biasanya ikan gabus asap) yang dilengkapi kuah santan berbumbu rempah lengkap. Rasanya cenderung pedas gurih. Kalau kuliner satu ini saya cukup sering memasak sendiri, karena suami dan anak-anak sangat menyukainya. Kuliner ini seperti kare atau lodeh tapi menggunakan ikan sebagai bahan utama. Di daerah sekitar saya banyak warung yang menyediakan kare seperti serapah ini dengan variasi lauk seperti kambing, ayam, dan ikan. Tapi sensasi nikmatnya tidak bisa mengalahkan serapah ikan asap kalau menurut saya.

serapah ikan asap lamongan
Picture taken from google picture

Bagi yang kurang suka pedas sepertinya kuliner ini kurang cocok untuk dijadikan referensi karena memang rasanya pedas sekali. Bahkan di salah satu warung makan di daerah Pucangro pedasnya Naudzubillah sampai air mata bercucuran saking menahan pedasnya.

Saya menyarankan sekali kalian mencoba makanan khas Lamongan satu ini. Daerah sekitar Pucangro ke utara sampai Sungegeneng banyak yang menyediakan kuliner satu ini.

Nasi muduk
Makanan khas Lamongan terakhir saya ambil dari area pantura, tepatnya di desa Sendangagung Paciran. Nasi muduk ini tampilannya seperti nasi kuning, tapi rasanya berbeda sekali karena menggunakan rempah lebih lengkap untuk nasinya. Biasanya diberi lauk dadar, atau ikan pindang dan rempeyek. Yang menjadi khasnya adalah sambal. Sambal muduk bukan sambal uleg, tetapi hanya cabai dan bawang yang digoreng setengah matang. Tapi rasanya memang khas sekali dan enak gurih.

nasi muduk lamongan
Picture taken from google picture

Makanan khas Lamongan ini bisa dijumpai sebagai menu sarapan di sekitar desa Sendangagung. Biasanya saya beli di sekitar masjid umum Sendangagung. Tetapi kemarin saya dan ibu sempat mencoba membuat sendiri nasi muduk ini. Hanya saja sambalnya belum berhasil. Rasanya mirip dengan yang biasa saya beli di Sendang.

Yang suka nasi rempah saya sarankan mencoba kuliner satu ini. Dijamin akan ketagihan deh karena gurih dan pedasnya.

Nah itu dia 8 makanan khas Lamongan yang bisa kalian coba saat berkunjung ke kota saya. Mungkin bisa mampir saat berwisata ke WBL atau tempat wisata lain yang tersebar di penjuru kota Lamongan. Selamat mencoba dan menikmati kuliner kami temans. Semoga dengan makanan khas ini bisa menjadikan Lamongan sebagai tujuan wisata bagi masyarakat Indonesia.


#inikotaku
#esaunggul


Tidak ada komentar:

Posting Komentar