Senin, 28 Juni 2021

Mimpi Menjadi Pendidik Kompeten dengan Asus VivoBook 15 A516

"Dari semua pekerjaan berat, salah satu yang paling sulit adalah menjadi guru yang baik." - Maggie Gallagher.
menjadi pendidik kompeten bukan mimpi lagi

Kalimat di atas sangat cocok ditujukan pada saya. Seseorang yang tidak punya bakat sedikitpun mengajar. Memang saya suka belajar tetapi kegiatan mentransfer ilmu itu memang berat sekali, apalagi di era digital saat ini. Tantangan demi tantangan semakin menghadang, entah akan sanggup atau tidak. Tapi saya tahu saya pasti akan bertahan. 

Pesimis dengan potensi diri

Saya menyadari sejak awal sekali bahwa passion saya memang di lapangan. Dari muda ketika masih sekolah saya sudah suka keluyuran sendiri kemana-mana. Mulai dari naik bis sampai ke terminal-terminal di luar kota lalu kembali ke kota asal, atau naik motor menjelajah tempat-tempat di sekitar daerah sampai memutuskan untuk ikut naik gunung bersama teman-teman koplak saat liburan sekolah. Waktu memutuskan kuliah di luar pulau saya sudah punya angan-angan untuk mencari kerja yang lebih banyak jalan-jalannya atau ke lapangan. Ternyata takdir membawa saya jauh dari apa yang saya harapkan. Bekerja sebagai kawan bermain siswa dan harus berada di sekolah mulai pukul 06.30 sampai 15.00 WIB praktis membuat waktu saya untuk bertualang berkurang drastis.

Awalnya memang ada pergolakan dalam batin. Saya sendiri menyadari bukanlah pendidik yang baik. Saya tidak bisa mengajar seperti ibu saya. Menyampaikan materi pada siswa ternyata tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi saya mengajar di sekolah vokasi yang bidangnya sangat laki-laki. Tentu saja menjadi satu-satunya perempuan di jurusan tidak membuat saya merasakan privillage bahkan harus ekstra sabar menghadapi ulah siswa laki-laki yang usilnya kadang di luar batas.

Sebagai pendidik tentu saya membutuhkan perangkat-perangkat pendukung untuk melancarkan kinerja saya. Apalagi di zaman serba canggih seperti sekarang. Paling tidak seorang guru harus punya smartphone dan laptop pribadi. Di awal mengajar dulu saat gaji jauh sekali dari UMR saya hanya bisa berangan-angan untuk bisa memiliki laptop. Akhirnya memang bisa membeli meski dengan spesifikasi yang sangat minimal. Yang penting bisa untuk mengetik dan mencetak hasil ketikan. Itu pun saya mengunakan hasil panen semangka yang harusnya ditabung untuk persiapan kelahiran. 

Untuk saat ini tentu saja laptop jadul seperti itu sangat tidak cocok digunakan untuk sarana pendukung mengajar. Kalau hanya untuk mengetik mungkin bisa, tapi untuk yang lain sama sekali tidak cocok dan tidak support. Di bidang saya mengajar ada materi pelajaran gambar teknik dan gambar manufaktur yang membutuhkan spesifikasi laptop dengan memori besar dan grafis yang baik. Juga ada materi CNC baik milling maupun turning. Materi ini membutuhkan aplikasi gambar yang menunjang dan aplikasi simulasi CNC yang membutuhkan memori besar. Bidang saya adalah pemesinan, ini membuat saya pesimis bisa mengajar dengan baik jika masih menggunakan laptop jadul saya.

Mimpi memiliki laptop dengan spesifikasi mumpuni

Ternyata dengan berjalannya waktu saya mulai mencintai dunia beajar mengajar ini. Meski saya adalah seorang pendidik tetapi tak jarang saya justru belajar dari siswa. Belajar memang tidak ada batas usia, mau dari mana pun dan siapapun sepanjang itu berguna. Tentu saja saya ingin sekali bisa menjadi pengajar dan pendidik sekompeten ibu saya. Di sekolah vokasi yang mengedepankan praktek untuk siswa saya menjadi minder sendiri dengan siswa. Di sekolah-sekolah lain dengan fasilitas baik, siswa bisa mampu belajar dengan baik pula. Sarana dan prasarana ternyata memang sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar.
Guru berkualitas

Dengan laptop jadul saya tentu saja saya tak bisa berkutik, mati kutu. Jangankan untuk instal aplikasi gambar, untuk aplikasi-aplikasi yang kecil saja tidak mampu. Seandainya saja di sekolah ada fasilitas laboratorium komputer dengan laptop yang terinstal aplikasi gambar pasti pembelajaran akan sangat menyenangkan. Sementara selama ini saya hanya mampu meminjam satu laptop sekolah untuk mengajarkan gambar secara bergantian. Sangat tidak efektif dan efisien, tapi mau bagaimana lagi.

Asus VivoBook 15 A516, jalan pintas menuju pembelajaran efektif

Asus baru-baru ini mengeluarkan varian baru untuk laptop level entry atau laptop untuk pemula yaitu Asus VivoBook 15 A516. Sadar kemampuan finansial hanya mampu untuk hidup sehari-hari, saya pesimis bisa membelinya. Laptop ini saya yakin cocok sekali untuk saya atau mereka yang membutuhkan laptop dengan spesifikasi mumpuni untuk digunakan sehari-hari dengan berbagai keperluan. Meski bukan laptop premium, Asus VivoBook 15 A516 dilengkapi dengan piranti-piranti juara dan jelas tidak kalah kelas.
Laptop level entry juara

Kenapa harus Asus VivoBook 15 A516? kalau untuk saya sih karena saya memang sangat membutuh laptop dengan spesifikasi bagus untuk kebutuhan mengajar. Bayangkan saja untuk satu aplikasi gambar seperti MasterCam spesifikasi yang dibutuhkan begitu besar. Minimal harus memiliki OS Windows 10-64 bit Profesional dengan processor Intel 2,4 GH atau lebih, memori lebih dari 8 GB dan GPU NVIDIA Quadro. Kemudian layar dengan resolusi 1920 x 1080 dengan storage HDD minimal 20 GB free. Nah spesifikasi minimum seperti ini saja tidak dimiliki laptop saya saat ini. Itu sebabnya Asus VivoBook 15 A516 saya pandang sebagai perangkat yang saya butuhkan.

 Keunggulan Asus VivoBook 15 A516

Mau tahu apa saja yang bikin Asus VivoBook 15 A516 pantas dijadikan laptop ideal untuk semua kalangan? Berikut adalah piranti-piranti yang menjadikan Asus VivoBook 15 A516 menjadi terdepan di kelasnya:

Wider screen, light weight
Seperti halnya mereka yang bekerja dengan gambar, saya juga pastinya lebih suka dengan laptop layar lebar. Pandangan menjadi lebih luas dan bisa merasakan pengalaman visual yang imersif. Dibanding laptop dengan layar 14" tentunya menjanjikan pengalaman yang lebih seru. Contohnya saja pengalaman nonton TV dengan layar kecil vs nonton TV layar lebar, pastinya lebih seru dan enak nonton di layar besar. Visual yang terlihat lebih nyata dan menyenangkan. Asus VivoBook 15 A516 saya rasa menjadi sebuah jawaban bagi saya merindukan pengalaman-pengalaman tersebut. Bayangkan saya bisa menggambar lewat inventor atau MasterCam dengan tampilan lebar, proyeksi-proyeksi dan detail gambar akan sangat jelas sekali terlihat. Belum lagi saat mengoperasikan aplikasi simulator CNC wah pasti serasa di depan mesinnya langsung denga layar selebar itu. Anak-anak juga pasti akan senang bisa melihat dengan jelas tahap-tahap pengerjaan gambar dan cara simulasi CNC nya. 
Layar lebar juara

 Nah kerennya lagi meski dengan layar lebar berteknologi nano edge Asus VivoBook 15 A516 tetap ringkas dan ringan. Layar tersebut juga dilengkapi dengan anti-glare untuk meredam terjadinya pantulan cahaya yang membuat silau. Hebatnya lagi sudut pandang layar juga dibuat hingga 178 derajat. Juara kan?

Berat laptop ini hanya 1,9 kg dengan tebal 19,9 mm membuatnya sangat mampu dibawa kemana saja. Apalagi untuk saya yang harus berpindah cukup jauh dari ruang kelas ke bengkel praktek yang jaraknya lumayan, jadi tidak perlu berat-berat pundaknya memanggul ransel. Maklum untuk orang mesin seperti saya ransel besar dengan berbagai peralatan selalu dibawa kemana saja seperti orang mau pindahan.  

Trully connected
Siapa sih yang suka ribet, saya juga termasuk orang yang nggak suka ribet. Jadi Asus VivoBook 15 A516 ini cocok sekali untuk saya. Port-port koneksinya juara. Misalnya saja untuk Port USB, Asus VivoBook 15 A516 ini dilengkapi dengan port USB-C® 3.2 yang didesain bisa diputar balik. Bayangkan saja, pastinya jadi lebih mudah untuk menghubungkan perangkat ke laptop ini. Nah selain bisa diputar balik, port USB-C® 3.2 ini juga memberikan kecepatan transfer data higga 10x lebih cepat dari koneksi port USB 2.0 yang lebih lama.  
Port koneksi lengkap

Selain port USB-C® 3.2, Asus VivoBook 15 A516 ini juga dilengkapai dengan port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0. Bagi yang suka fotografi, laptop ini juga dilengkapi dengan microSD reader, jadi hasil jepretan kamera kalian bisa langsung diakses dengan cepat. Selain itu juga ada port output HDMI. Yang belum tahu apa itu HDMI, gini HDMI itu singkatan dari High Definition Multimedia Interface, gunanya untuk melewatkan sinyal audio da video berkualitas tinggi. Biasanya digunakan untuk perangkat seperti proyektor, blu-ray, HDTV, atau pemutar DVD. Kalau dulu port untuk hal semacam ini bentuknya lebih besar dan tebal, di Asus VivoBook 15 A516 ini memakai versi baru yang lebih slim.

Selain itu Asus VivoBook 15 A516 juga dilengkapi dengan koneksivitas nirkabel berupa WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet serta Bluetooth 4.1 yang bisa kita gunakan untuk menghubungkan berbagai aksesoris nirkabel.

Dengan port-port koneksi yang beragam sangat memungkinkan saya bisa menghubungkan semua perangkat dan periferal dengan mudah. Sayangnya port untuk koneksi LAN sudah tidak tersedia di laptop ini digantikan dengan port USB. Ini yang mungkin sedikit membuat saya ribet harus cari kabel konektor tambahan jika ingin mengkoneksikan laptop ke jaringan LAN sekolah. 

Fast access

Salah satu yang membuat saya sangat tertarik dengan Asus VivoBook 15 A516 adalah kecepatan aksesnya. Untuk orang-orang yang sangat sering bersinggungan dengan grafis kecepatan akses memang sangat dibutuhkan. Pastinya kalian tidak mau dong harus terus-menerus menunggu loading. Apalagi aplikasi yang biasa saya pakai saat mengajar memang tergolong besar, MasterCam misalnya. Saat membuka aplikasi ini dan menggunakannya misal ketika akan me-run kan perintah pengerjaan objek di mesin CNC sudah tepat atau belum, saya harus menunggu beberapa saat sampai terkoneksi dan program berjalan. 

Asus VivoBook 15 A516 ini dilengkapi dengan prosesor canggih Intel® Core™ i5 generasi ke-10. Prosesor baru keluaran intel ini selain cepat juga diklaim lebih hemat daya. Pastinya dengan prosesor secanggih ini membuat kinerja laptop juga akan semakin cepat. Tidak ada lagi waktu terbuang untuk menunggu. Setiap aplikasi akan dengan cepat tereksekusi.

Processor Intel i5 generasi ke 10

Selain prosesor canggih Asus VivoBook 15 A516 juga dilengkapi dengan GPU (Graphic Processing Unit) atau diskrit grafis NVIDIA® MX330. Nah ini yang saya tunggu-tunggu. Aplikasi gambar membutuhkan diskrit grafis yang mumpuni untuk mendukung kinerjanya. Apalagi saat pandemi pembelajaran banyak yang dilakukan via daring dan menuntut saya lebih banyak membuat materi pembelajaran dalam bentuk video atau kuis interaktif. GPU sekelas NVIDIA® MX330 sangat membantu proses pembelajaran saya dan menciptakan video, animasi, dan gambar yang berkualitas.

"Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya." 

Double storage

Kelebihan lain Asus VivoBook 15 A516 adalah tersedianya dua ruang penyimpanan yang mendukung kinerja data menjadi lebih cepat dan kapasitas penyimpanan besar. Dua ruang penyimpanan itu adalah SSD dan HDD. SSD bisa kita gunakan untuk penyimpanan aplikasi dan instalasinya karena respon dan waktu load nya lebih cepat dibanding HDD. Saya juga jadi tidak perlu ragu untuk menginstal beberapa aplikasi gambar sekaligus. Saya rasa meski lebih dari dua aplikasi gambar, saya masih bisa menginstal aplikasi simulator CNC seperti Sinumerik tanpa khawatir laptop akan down. 

Lengkap dengan SSD dan HDD

Nah untuk data-data lain seperti file materi, koleksi foto dan video, musik, atau perangkat pembelajaran bisa saya simpan di HDD. Dengan kapasitas HDD dan SSD hingga 1 TB dan 256 TB saya bisa membayangkan banyaknya file gambar dan animasi yang bisa saya simpan tanpa khawatir. Juga berbagai aplikasi pendukung pembelajaran akan terinstal dengan baik dan siap pakai. Saya jadi senyum-senyum sendiri membayangkannya. Rasanya seperti memenangkan hadiah besar.

"Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

Great construcsion

Selain dilengkapi dengan berbagai fitur yang oke, Asus VivoBook 15 A516 juga dilengkapi dengan konstruksi yang tangguh. Contohya pada rangka layar dan chasis utama yang terbuat dari logam. Selain itu Asus VivoBook 15 A516 juga menghadirkan perlindungan tambahan untuk HDD yang bernama  E-A-R HDD Protection. Proteksi atau perlindungan ini berguna untuk menyerap getaran yang terjadi saat laptop terguncang sehingga mampu menyelamatkan HDD yang ada di dalamnya. 

pengamanan chasis dan layar utama

Saya rasa ini juga sangat berguna untuk saya karena mobilitas saya yang tinggi dan selalu membawa ransel berisi laptop di punggung saya. Saya tidak perlu takut HDD saya akan rusak akibat seringnya kena guncangan saat naik motor. Maklum saya beberapa kali sudah ganti HDD karena rusak. Harga HDD yang tidak murah membuat saya kadang pusing memanajemen keuangan saat terjadi kondisi darurat semacam itu.

Ergonomic keyboard

Jujur saja saya juga jadi kepincut dengan Asus VivoBook 15 A516 ini karena desain keyboardnya yang sangat ergonomis dan kokoh. Dengan ukuran key travel 1,4 mm saya rasa sangat bagus dan akan memberi pengalaman mengetik yang nyaman. Nah keyboard ini juga dilengkapi dengan backlit yang memungkinkan digunakan untuk bekerja pada kondisi minim cahaya. Tahu saja nih kalau saya suka bekerja dalam gelap. :)

keyboard dengan backlit keren

Maklum selain menjadi pendidik, saya juga sedikit suka menulis. Inspirasi biasanya datang di tempat yang remang-remang. Saya juga heran kenapa, yang pasti di kondisi demikian saya akan lancar sekali mengetikkan apa yang ada dalam pikiran. Tiba-tiba nanti sudah ada naskah cerpen atau puisi yang selesai tanpa saya sadari. 

Fingerprint sensor

Siapa nih yang suka kasih password untuk laptopnya? bukannya gaya-gayaan ya. Kadang karena ingin melindungi isi laptop agar tidak dapat diakses orang yang tidak berkepentingan diperlukan kunci pengaman tersebut. Apalagi kalau data-data di laptop kita penting dan rahasia. Nah Asus VivoBook 15 A516 ini dilengkapi dengan sensor fingerprint bawaan di touchpad dan Windows Hello. Fitur ini memudahkan kita untuk memulai akses di laptop. Tidak perlu ribet mengetikkan kata sandi cukup dengan menempelkan jari kita saja pada sensornya dan taraaa terbukalah akses tersebut untuk kita.

sensor jari

Kalau saya sih belum pernah memakai kata sandi untuk perangkat yang saya miliki, baik laptop maupun smartphone. Tapi uniknya di laptop jadul saya ada aplikasi fingerprint sensor nya juga, tapi saya tidak tahu bagaimana cara menggunakannya. Aneh ya laptop dengan spesifikasi minimum seperti itu kok ada fitur kerennya. Apa dipakai untuk mendongkrak penjualan? entahlah. 

MyAsus support

Kelebihan lain dari Asus VivoBook 15 A516 adalah adanya dukungan MyAsus. MyAsus sendiri merupakan aplikasi bawaan yang dapat digunakan sebagai main control untuk laptop ini. Dengan aplikasi ini saya bisa memantau status laptop apakah baik atau ada masalah sekaligus juga melakukan troubleshooting jika terjadi masalah. Selain itu saya dan pengguna Asus lain juga bisa melihat status garansi perangkat dan fasilitas untuk menghubungi layanan konsumen Asus jika ada yang ingin dikonsultasikan.

Dengan MyAsus saya bisa melakukan pengecekan mandiri terhadap kondisi piranti dalam laptop Asus VivoBook 15 A516 tanpa merepotkan orang lain. Untuk hal-hal kecil seperti itu MyAsus semacam asisten penting yang bisa digunakan tanpa harus pergi ke toko komputer saat terjadi masalah. Ada loh salah satu fitur MyAsus yang bisa digunakan untuk menghubungkan laptop dengan smartphone kita yang nanti bisa digunakan tandem bersamaan, namanya Link to MyAsus. 

MyAsus

Include Microsoft Office Home & Student 2019 inside

Untuk menginstal aplikasi OS semacam Windows (yang mayoritas digunakan masyarakat Indonesia termasuk saya) harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Yang saya bicarakan ini untuk software genuine ya bukan yang bajakan. Lebih aman untuk menginstal aplikasi secara genuine di laptop meski harus merogoh kocek lebih dalam. Belum lagi untuk setiap kali ada update terbaru. Kita juga harus membeli update software tersebut agar aplikasi bisa dijalankan dengan baik. Tahu kan kalau memakai aplikasi bajakan bisa disita di check point imigrasi?

OS laptop

 

Nah kelebihan dari Asus VivoBook 15 A516 ini dilengkapi dengan Microsoft Office Home & Student 2019 pre-install yang dapat ter-update berkala secara gratis sehingga bisa menghindari terjadinya malware atau ancaman keamanan lain. Windows Office Home & Student 2019 terdiri dari tiga aplikasi utama, yaitu : Excel, Word, dan Power Point yang biasa digunakan baik oleh banyak kalangan maupun siswa sehari-hari. Jadi saya dan teman-teman tidak perlu pusing saat akan mengerjakan pengolahan kata, data, atau presentasi. Semua sudah tersedia gratis di sini.

"Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda." 

 

Untuk spesifikasi lengkap laptop Asus VivoBook 15 A516 saya tuliskan di bawah ini ya:

Spesifikasi laptop Asus VivoBook 15 A516

Main Spec.VivoBook 15 (A516)
CPUIntel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)

Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)

Operating SystemWindows 10
MemoryUp to 8GB DDR4 RAM
Storage256GB PCIe® Gen3 x2 SSD

512GB PCIe® Gen3 x2 SSD

1TB HDD + 256GBPCIe® Gen3 x2 SSD

Display15.6”, FHD (1920 x 1080) 16:9,Anti-glare

15.6”, HD (1366 x 768) 16:9,Anti-glare

GraphicsNVIDIA GeForce MX330 (optional)

Intel UHD Graphics

Input/Output1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader
CameraVGA Web Camera
ConnectivityWi-Fi 5(802.11ac), Bluetooth 4.1
AudioSonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension36.02 x 23.49 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight1,8Kg
ColorsTransparent Silver, Slate Grey
PriceRp5.299.000 (Celeron N4020/HD/Intel UHD Graphics/4GB/256GB SSD)

Rp5.399.000 (Celeron N4020/FHD/Intel UHD Graphics/4GB/256GB SSD)

Rp7.599.000 (Core i3/HD/Intel UHD Graphics/4GB/256GB SSD + 1TB HDD)

Rp7.899.000 (Core i3/FHD/Intel UHD Graphics/4GB/256GB SSD + 1TB HDD)

Rp7.799.000 (Core i3/FHD/GeForce MX330/4GB/256GB SSD)

Rp8.199.000 (Core i3/FHD/GeForce MX330/4GB/512GB SSD)

Rp10.999.000 (Core i5/FHD/GeForce MX330/4+4GB/256GB SSD + 1TB HDD)

Rp11.099.000 (Core i5/FHD/GeForce MX330/8GB/256GB SSD + 1TB HDD)

Warranty2 tahun garansi global
Dari semua kelebihan di atas tidak salah rasanya jika mimpi saya menjadi pendidik yang lebih kompeten dan baik akan mudah terwujud dengan Asus VivoBook 15 A516 tersebut. Sudahkah kalian petakan mimpi kalian?
"Seorang guru itu adalah orang yang berani mengajar dengan tidak berhenti belajar."


Asus VivoBook 15 A516


#BiggerDreamWiderScreen






Tidak ada komentar:

Posting Komentar