Rabu, 16 Oktober 2019

PEREMPUAN BERKIDUNG

Kidung dirundung
Mengungkung relung di pagi bermendung

Sesuap nafas mencecap
Mengecap acap pengecap
Menghela kata terlancap

Aroma pasrah memisah di sudut resah
Wajah-wajah tengadah
Dibuai bayu melenakan gerah
Entah harus ada tawa atau airmata di wadah

Beberapa jemari tertaut rapi
Di barisan kaki tertunduk, meratapi
Pertemuan menjanjikan pisah yang abadi

Perempuan dan sebentuk hati
Menjura memohon rindu terobati

Di sampingnya lelaki terbujur tanpa tahu hidup atau mati

1 komentar: