Minggu, 07 Maret 2021

ODOP BLOGGER SQUAD : SEBUAH KUNCI

  Saya mengenal ODOP Blogger Squad semenjak tahun 2020, saat itu saya baru saja mendapatkan sebuah prestise sebagai anggota ODOP 7. Sayangnya saat itu saya tidak memilih bergabung di dalamnya dan mengambil kelas lain. Saya juga vakum lama dari ODOP karena ada hal teknis dan baru bergabung lagi sesaat sebelum kelas-kelas mulai dibuka. 

ODOP Blogger Squad adalah sebuah kelas bentukan dari komunitas ODOP (One Day One Post) yang menitik beratkan pada transfer ilmu tentang pengelolaan blog untuk anggota.

Tahun ini saya mengambil beberapa kelas secara simultan, OBS (ODOP Blogger Squad), OTM (ODOP Tembus Media), ONB (ODOP Nulis Buku), dan ONP (ODOP Nulis Platform). Kenapa saya kemudian mengambil langsung beberapa kelas, karena saya semenjak pandemi memiliki waktu luang agak banyak yang bisa dimanfaatkan. Daripada menganggur lebih baik menambah ilmu, siapa tahu nanti akan bermanfaat.


Alasan dan sudut pandang memilih ODOP Blogger Squad


Kenapa saya akhirnya tertarik masuk di ODOP Blogger Squad? awalnya memang untuk lebih memaksimalkan blog yang lama tidak terjamah dan menjadi sarang-laba-laba. Alasan kenapa saya pilih blog bisa dibaca di sini.

ODOP Blog Squad sendiri saya rasa akan mampu untuk membantu saya mengoptimalkan blog yang saya buat ala kadarnya. Digawangi oleh pakar-pakar blog seperti Mbak Jihan Mawaddah, Mbak Marita Ningtyas, Mas Ibrahim Dutinov, Mbak Ciani Limaran, dan juga Bang Zen selaku ketua dengan blog-blognya yang bertebaran dan optimal semua menjadikan saya yakin 100% akan berhasil juga.

Tujuan ODOP Blogger Squad sendiri adalah memaksimalkan anggota ODOP untuk bisa menjadi besar dengan penggunaan platform blog. Saat ini blogger-blogger baru bermunculan bak jamur di musim hujan. Harapannya adalah anak-anak ODOP mampu meramaikan dunia blog dan memberikan sumbangsih besar di dalamnya.

Sudut Pandang Saya Pada ODOP Blogger Squad

Saya merujuk ODOP Blogger Squad bukan sebagai komunitas tetapi pada sebuah kunci. Kunci sendiri dalam KBBI dijelaskan sebagai alat untuk mengunci pintu, peti dan sebagainya, atau bisa juga berarti alat untuk mencapai suatu maksud (seperti membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu). ODOP Blogger Squad bagi saya adalah alat untuk membongkar rahasia bagaimana saya bisa mengoptimalkan blog saya, juga sebagai media untuk bisa memecahkan masalah terkait bagaimana pengelolaan blog yang benar, sebagai titik penentu dari mana saya mulai menapaki dunia blog, dan sebagai pihak pertama yang akan menyaksikan apakah saya nanti berhasil atau tidak dalam dunia blog ini.

Intinya saya sangat bergantung pada ODOP Blogger Squad sebagai istilahnya penopang kaki saya untuk memijak dunia baru yang masih sangat asing ini. Sejak bergabung sampai sekarang nyatanya ada banyak hal yang sudah bisa saya ambil dan aplikasikan selama mengikuti materi-materi dari kakak-kakak senior.

Apa saja yang diberikan ODOP Blogger Squad pada saya

Kelas-kelas yang dilaksanakan ODOP Blogger Squad dilaksanakan satu minggu sekali. Banyak ilmu yang dibagikan secara free oleh kakak-kakak senior untuk anggota. Apa saja ilmu yang diberikan itu, berikut garis besarnya:
  • Konsistensi menulis
Seperti nama yang disandang, ODOP (One Day One Post) adalah sebuah komunitas menulis dimana anggota diharapkan dapat menghasilkan satu tulisan setiap harinya. Pun demikian dengan ODOP Blogger Squad yang melatih anggota untuk mampu membuat satu postingan tulisan secara berkala dan konsisten. Saat ini bukan satu hari satu post tapi diberi waktu agak longgar dengan membuat postingan minimal 1 tulisan tiap minggu. Mengapa demikian? karena posting di blog tidak sama dengan posting di media sosial, ada ilmu-ilmu dan teknik yang harus diterapkan agar postingan kita mendatangkan traffic yang bagus. Belum lagi pembuatan ilustrasi yang menyita waktu lama. Tapi bagi saya itu sudah sangat bagus. Awal bisa konsisten menulis satu postingan tiap minggu lalu seiring waktu dan terbiasa maka akan mudah mencapai target 1 hari satu postingan.

  • Memahami cara membuat TLD

Apa sih TLD itu, TLD merupakan singkatan dari Top Level Domain atau secara mudahnya adalah bagian akhir dari suatu domain, misalnya .com, .net, .id, .my.id, dll. Meski terlihat sederhana tapi TLD memiliki peranan sangat penting di website atau blog kita. Dengan membuat nama website yang mudah diingat akan berpengaruh terhadap jumlah traffic yang akan kita datangkan. Lebih lengkapnya mungkin akan saya jelaskan di lain kesempatan. 

Nah di ODOP Blogger Squad ini anggota yang baru bergabung wajib memiliki dan memasang TLD pada blog yang dia punya. Jika tidak mengganti dengan TLD maka secara otomatis dia akan terdepak dan tidak bisa melanjutkan mengikuti materi yang diberikan di kelas-kelas berikutnya. Saya sendiri akhirnya (karena dipaksa) memiliki TLD pada blog saya www.witaksara.com. Dari sinilah kaki saya mulai menapaki dunia baru. Semoga bisa lanjut terus ya :) 

  • Menentukan niche blog

Apa itu niche blog? secara gamblangnya sih tema besar yang kita ambil untuk blog kita. Misalnya kuliner, pendidikan, travelling, desain, atau yang paling umum adalah gado-gado (lifestyle). Niche sendiri sangat berhubungan dengan konten atau tulisan dalam blog yang dibuat sesuai dengan topik atau tema besar dan fokus pada tema tersebut kemudian dikembangkan dalam sub-sub niche atau micro niche.

Sayangnya saya sendiri masih susah menentukan kemana arah blog ini akan dibawa. Tulisan dan konten saya masih beragam dan otomatis masuk ke niche gado-gado atau lifestyle. Semoga ke depan bisa menentukan niche apa yang pas untuk blog dan mengemnagkannya secara konsisten. 

  • Menulis sesuai SEO baik onpage maupun offpage

SEO? saya sih tahunya CEO :), waktu awal gabung saya langsung dapat materi SEO onpage. Saya bingung juga awalnya. Jadi apa sih SEO itu? kalau kata mbak Jihan, SEO onpage itu praktik mengoptimalkan konten pada halaman website agar masuk dalam daftar teratas google dan mudah dicari oleh pengguna. Apa saja yang harus dilakukan agar konten kita menjadi SEO, InshaAllah akan saya bahas di lain waktu.

Nah untuk yang offpage saya belum mengerti dan belum diberi materinya saat ini. Tapi waktu cari-cari di google SEO offpage itu adalah aktivitas untuk memaksimalkan website dari luar. Caranya bisa dengan memasang backlink pada website terkenal yang mengarah pada website kita. Mungkin nanti setelah dapat materi saya bisa sedikit bicara lebih banyak tentang ini. Sementara cukup di sini saja :)

  •  Tahu langkah mengaktifkan GA

Materi selanjutnya yang saya dapatkan adalah mengaktifkan GA (google analitics). GA sendiri adalah sebuah tool atau alat wajib yang harus dimiliki pemilik website. Dengan GA kita bisa dengan mudah memantau traffic website kita mulai darisumber traffic, demografi pengunjung sampai pada konten yang paling diminati. Dengan melihat GA kita bisa tahu konten seperti apa sih yang diinginkan pengunjung, atau pada jam berapa sebaiknya kita post konten kita. Dari sini kita bisa memaksimalkan website atau blog dengan baik. 

  • Melaksanakan Monetize blog
Saat ini materi belum sampai di langkah ini. Tapi nantinya monetize blog akan dibahas dan menjadi tugas selanjutnya di kelas ODOP Blogger Squad. Apa sih monetize blog itu?

Monetize blog bisa diartikan secara gamblang sebagai sebuah cara pemasaran untuk  mendapatkan keuntungan dari blog.  Keuntungan itu bisa berupa materi (uang) atau exposure (menaikkan rating website di mata pengguna).

Bagaimana caranya? inshaAllah nanti akan saya bahas seteah mendapat materi tentang monetize ini saat kelas berlangsung. 

apa saja yang didapat di kelas ODOP Blogger Squad

 

Sebuah pertanyaan besar : Apa yang bisa saya berikan pada ODOP Blogger Squad sebagai balasan?

Ketika saya sudah mendapatkan banyak sekali ilmu dari ODOP Blogger Squad yang bisa saya manfaatkan untuk kepentingan saya sendiri (blog jadi optimal dan menghasilkan), lantas saya jadi berfikir apa yang bisa saya berikan untuk ODOP Blogger Squad sebagai balasan.

Saya termasuk orang yang suka tidak enakan saat merasa sudah dibantu atau diberi sesuatu. Maunya bisa membalas jasa pada orang yang membantu tersebut. Setelah mendapat banyak ilmu dari ODOP Blogger Squad saya jadi berfikir seperti apa dan bagaimana saya bisa membalas jasa tersebut.

Karena ini komunitas dengan anggota yang tersebar di berbagai penjuru nusantara saya jadi bingung sendiri. Meski saat ini saya baru bisa merasakan keuntungan berbentuk kepuasan pada diri sendiri dan belum bisa menghasilkan keuntungan dari blog milik saya tapi saya merasa itu sudah cukup saat ini.

Mungkin yang bisa saya lakukan adalah berbagi, berbagi ilmu, berbagi konten, berbagi bahagia lewat postingan yang saya unggah di blog saya. Apakah itu cukup? saya merasa masih belum sih, tapi untuk saat ini baru itu yang bisa saya lakukan.

Ke depannya saya sangat berharap bisa memberikan kontribusi yang berarti baik bagi ODOP Blogger Squad secara khusus dan ODOP secara umum. Semoga 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar