Sabtu, 20 Maret 2021

TIPS MENULIS CERPEN ALA SAYA

 Beberapa kali harus bergumul dengan cerpen membuat saya sedikit banyak mendapat pelajaran dari proses menulis cerpen tersebut. Cerpen memang menjadi pilihan kedua saya belajar menulis setelah puisi. Kali ini saya ingin membagikan tips-tips yang biasa saya lakukan saat menulis cerpen yang saya rangkum dari beberapa kali pengalaman menulis cerpen.

langkah mudah membuat cerpen

Pengertian cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah karya sastra bersifat fiktif yang menceritakan tentang sebuah masalah yang dialami oleh tokoh secara ringkas. Biasanya cerpen ditulis dengan jumlah kata tidak lebih dari 10.000 sehingga bisa dibaca sekali duduk.

Jenis-jenis genre cerpen

Seperti karya sastra lain, cerpen juga memiliki genre. Genre adalah sebuah istilah serapan untuk ragam yang terbagi dalam bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut, (KBBI). Genre dalam dunia seni bisa dikatakan sebuah kategorisasi tanpa batas yang jelas karena banyak karya yang memadukan beberapa genre sekaligus dalam penulisannya. Macam-macam genre cerpen antara lain:
  • Horor
Genre horor adalah jenis genre yang membangun cerita dan plot sedemikian rupa sehingga mampu memberikan efek ngeri pada pembaca. Cerpen genre ini bisa menuliskan cerita-cerita tentang makhluk-makhluk halus atau pembunuhan berantai. Tidak semua cerita setan dan makhluk halus lain masuk di genre ini lo temans. Genre horor menitikberatkan pada efek ngeri yang ditimbulkan pada pembaca. Jadi kalau cerita setannya justru lucu maka bukan horor lagi namanya.
  • Sci-fi
Sci-fi terbentuk dari dua kata science iptek atau sains) dan fiction (fiksi). Genre sci-fi berarti sebuah cerita yang dibangaun dengan konsep teknologi dan sains ilmiah yang fiktif atau belum tentu ada di dunia nyata. Cerpen genre ini biasanya berkisah tentang cerita antar galaksi, penemuan-penemuan unik, dan lainnya.
  • Fantasi
Ketika menyebut fantasi pastinya kita akan tertuju pada dunia khayalan. Cerpen dengan genre fantasi memiliki sebuah jalinan cerita yang dalam perspektif umum dianggap tidak akan pernah terjadi dan hanya ada di ruang imajinasi penulis.
  • Romance
Cerpen dengan genre romance adalah yang paling banyak ditulis. Genre ini berkisah tentang berbagai macam kisah cinta, baik antar manusia, dengan Tuhan atau dengan makhluk-makhluk lain di alam semesta.
  • Fan-fiction
Nah cerpen dengan genre fan-fiction saat ini juga ikut booming seiring dengan meledaknya kepopuleran Idol Kpop. Fan fiction adalah cerpen dengan kisah tentang para idola tetapi dalam fiksi.
  • Humor
Genre humor adalah sebuah cerpen yang berkisah tentang hal-hal lucu yang memicu tertawa atau perasaan bahagia bagi pembaca. Biasanya berisi guyonan
  • Misteri
Genre misteri berbeda dengan horor. Dalam cerpen genre misteri biasanya cerita dibangun sebagai teka teki yang harus dipecahkan oleh tokoh utama.
  • Historical Fiction
Historical fiction adalah sebuah genre cerpen yang mengangkat tentang sejarah sebagai basic ceritanya. Bisa sejarah dalam maupun luar negeri. Meski berdasar sejarah tapi kisahnya tetap masuk dalam fiksi karena ada imajinasi penulis yang masuk di dalamnya.
  • Realistic fiction
Pengertian umum tentang cerpen bergenre realistic adalah sebuah fiksi yang dalam situasi sesungguhnya. Artinya cerita itu bisa saja terjadi pada dunia nyata.

Dari beberapa genre cerpen di atas saya lebih nyaman menulis genre historical fiction, fantasi, atau realistic fiction. Memang ada banyak effort yang saya keluarkan untuk menulis genre-genre tersebut, historical fiction misalnya, butuh riset yangbanyak sebelum bisa menghasilkan satu cerpen. Atau fantasi yang memaksa saya berimajinasi di luar batas daya khayal saya. Tapi semua saya naggap menyenangkan. Bagi saya writing is healing.

MAcam-macam genre cerpen

Tips menulis cerpen ala saya

Ada beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk menulis cerpen agar berhasil membuahkan karya. Simak tipsnya di bawah ini ya..

  • Tentukan tema
Langkah paling awal dan paling ribet menurut saya adalah menentukan tema cerpen yang akan dibuat. paling mudah kalau tema sudah ditentukan dan kita tinggal mencari satu saja ide dari tema itu untuk dikembangkan. Ada banyak cara untuk memilih tema, bisa dari kejadian sehari-hari, curhatan teman, nonton film, dengar musik, dll. Gali sendiri bagaimana cara tubuh dan pikirn teman-teman paling mudah mendapatkan tema. Setelah tahu tema apa yang akan dibuat, selanjutnya akan mudah.
  • Baca cerpen-cerpen dengan tema yang sama
Saya biasanya akan banyak membaca cerpen-cerpen dengan tema yang sama dengan yang saya ambil. Ini sebagai tambahan referensi sekaligus bisa memantik ide. Apa sih yang akan saya tulis dari tema tersebut. Semakin banyak membaca semakin banyak pula ide yang keluar. 
  • Ambil satu angle dari tema tersebut
Ini sudah sedikit saya singgung di atas. Dari satu genre cerpen pasti ada banyak sekali hal yang bisa kita tulis. Ambil satu angle yang sekiranya kita mampu dan mudah menuliskannya. Tapi untuk saya sendiri lebih suka menantang diri untuk menulis hal-hal yang sulit. Karena dari situ saya akan banyak sekali belajar hingga mampu menyelesaikan satu cerpen.
  • Lakukan riset dengan benar
Nah untuk beberapa genre cerpen seperti historical atau fantasi kita perlu melakukan beberapa riset terkait tema tersebut. Misalnya tokoh-tokoh yang digambarkan, pada tahun berapa terjadi, dimana lokasinya, bagaimana suasana pada saat itu dan lainnya. Perbanyak riset agar saat menulis nanti kita sudah punya pegangan dan menjadikan menulis menjadi lancar dan tidak terhambat.
  • Tentukan berapa banyak tokoh
Tema sudah ada, ide cerita sudah juga. Sekarang waktunya menentukan tokoh-tokoh dalam cerita kalian. Untuk cerpen sendiri tokoh dibatasi hanya satu sampai tiga orang saja. Buat tokoh-tokoh tersebut. Untuk lebih mudahnya buat catatan kecil tentang nama, watak, keseharian, dll dari tokoh tersebut.
  • Mulai menulis
Setelah selesai dengan semua hal di atas mulailah menulis. Pilih waktu yang paling pas bagi kalian untuk menulis. Ada yang suka menulis pagi ada yang suka menulis malam. Menulislah terus tanpa jeda. Tidak usah pedulikan tata letak dan lain sebagainya. Menulis saja sampai akhir cerita dan jangan dijeda.
  • Diamkan 
Saat satu cerpen selesai ditulis saya biasa mendiamkannya sehari atau dua hari tanpa saya baca ulang. Waktu ini diperlukan untuk menciptakan ruang agar saya bisa logis dan tidak merasa karya saya sudah sempurna sebelum saya baca ulang.
  • Baca ulang dan lakukan editing
Setelah didiamkan sehari atau dua hari, baca ulang tulisan kalian. Nah di sini lah waktunya editing itu. Perbaki tata letak, atau kata yang salah ejaan, atau typo dan mungkin menghapus dan mengganti bagian yang tidak dperlukan. Setelah selesai mengedit baca kembali setidaknya dua kali sampai merasa bahwa tidak ada kesalahan teknis pada ceren yang kalian buat. Selesai :D

tips menulis ala saya


Nah bagaimana mudah bukan membuat cerpen itu? sebenarnya memang di awal akan sangat terasa sulit tapi seiring semakin banyak kita menulis akan semakin mudah. Jika di awal butuh waktu dua minggu misalnya untuk menyelesaikan satu cerpen nanti lambat laun teman-teman akan bisa mengurangi waktu itu hingga bisa menyelesaikan satu cerpen dalam hitungan jam saja.

Setelah paham dengan langkah-langkah di atas mari kita coba menulis satu cerpen untuk masing-masing. Begitu satu karya berhasil diselesaikan akan membuat candu untuk bisa menyelesaikan cerita-cerita selanjutnya. Teruslah menulis, mari kita ramaikan literasi di Indonesia.




2 komentar:

  1. Saya masih suka kebingungan dalam hal menuliskan tanda kutip dengan variasi kalimat berbeda dalam belajar menulis cerpen. terima kasih mbak Wita ilmunya, so inspiring buat belajar lagi di ranah fiksi

    BalasHapus
  2. Sama sama kak
    Saya pun masih belajar ini 😁

    BalasHapus