Halaman

Rabu, 14 April 2021

6 CARA JITU MELATIH ANAK PUASA

 Alhamdulillah ketemu lagi Ramadhan tahun ini. Meskipun covid-19 masih membayangi semua lini kehidupan tapi boleh dong ya kita excited menyambut bulan penuh rahmah ini. Eh wajib sih ya excited kan di bulan ini kita kayak menang undian. Pahala dibagi-bagi melimpah. Ya kan? Nah selain orang dewasa, anak-anak juga mestinya puasa. Tapi anak-anak pasti rewel banget kan di awal-awal. Jadi perlu dikenalin juga sedari belia tentang puasa supaya terbiasa.

tips jitu melatih anak puasa

Nah kebetulan tahun ini saya juga mulai melatih anak ke-2 puasa. Alhamdulillah pas kakaknya dulu nggak ada kendala karena karakternya memang cenderung penurut. Semoga si adek juga mudah seperti si kakak. Ini salah satu fase penting parenting juga dan salah satu kewajiban orang tua. Memang tidak mudah tapi harus dilakukan dong.

Selasa, 06 April 2021

NORWEGIAN WOOD : DEPRESI DAN ANXIETY HISTERIA PADA TOKOH-TOKOHNYA

"Kematian bukan lawan dari kehidupan, tetapi ada sebagai bagiannya"- Toru Watanabe

 Membaca Norwegian Wood karya Haruki Murakami membuat saya merasakan sebuah emosi asing yang belum pernah saya alami sebelumnya. Kisah yang begitu suram menyangkut psikologis tokoh-tokoh di dalamnya. Saya sendiri menilai Haruki Murakami sangat piawai menciptakan tokoh. Begitu alami sekaligus rumit. Sisi psikologis tokoh selalu mampu dijabarkan dengan sudut pandang yang sangat unik. Digambarkan dengan sangat kuat dan akurat, tokoh-tokoh itu seakan mewujud nyata di sekeliling kita.

tentang depresi dan anxiety histeria yang menyerang warga jepang


Saya sendiri merasa gelap sekali saat membaca buku ini. Apa benar di masa itu masyarakat Jepang sudah seperti yang digambarkan dalam buku. Murakami menulis buku ini di tahun 1987 dengan judul asli Noruwei No Mori kemudian diterjemahkan dalam bahasa inggris pertama kali pada tahun 2000. Saya melihat genre novel ini lebih ke coming-of-age yaitu sebuah genre yang mengupas perkembangan moral dan psikologis tokoh dari muda menuju dewasa. Toru Watanabe, sang tokoh utama mengalami kejadian-kejadian yang pasti mempengaruhi perkembangan psikologisnya dari umur 19 tahun saat cerita bermula hingga 20 tahun kemudian, yaitu ketika dia berusia 39 tahun.

Senin, 22 Maret 2021

MENGUNJUNGI LADAKH : KOTA DI ATAS AWAN

 Jujur awalnya India tidak masuk dalam waiting list  saya jika mampu menapakkan kaki di luar Indonesia. Tempat pertama yang ingin saya kunjungi adalah Mekah dan Madinah, lalu Turki, Austria, Jepang, dst tapi tidak ada India di sana. Namun setelah membaca buku Ade Nastiti berjudul Two Travel Tales Menguak Eksotisme India dan Nepal saya berubah pikiran. Secara spontan saya menempatkan Ladakh India sebagai destinasi kunjungan saya (semoga Allah meridhoi). 

spot wisata terbaik di Ladakh


Ladakh terletak di bagian timur pemerintahan Jammu dan Kashmir merupakan salah tempat tinggal tertinggi di bumi. Di Ladakh kita akan melihat seakan-akan langit dan bumi bertemu. Dengan suhu udara ekstrim Ladakh dikelilingi oleh padang pasir dan gunung batu. Ladakh beribukota di Leh dan terkenal karena pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Ladakh berbatasan langsung dengan Tibet dan Pakistan. Karena itu budaya Tibet sangat kuat pengaruhnya pada masyarakat yang tinggal di sana. Rata-rata masyarakat Ladakh adalah penganut Budha Tibet dan sisanya menganut Islam Syiah.

Sabtu, 20 Maret 2021

TIPS MENULIS CERPEN ALA SAYA

 Beberapa kali harus bergumul dengan cerpen membuat saya sedikit banyak mendapat pelajaran dari proses menulis cerpen tersebut. Cerpen memang menjadi pilihan kedua saya belajar menulis setelah puisi. Kali ini saya ingin membagikan tips-tips yang biasa saya lakukan saat menulis cerpen yang saya rangkum dari beberapa kali pengalaman menulis cerpen.

langkah mudah membuat cerpen

Pengertian cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah karya sastra bersifat fiktif yang menceritakan tentang sebuah masalah yang dialami oleh tokoh secara ringkas. Biasanya cerpen ditulis dengan jumlah kata tidak lebih dari 10.000 sehingga bisa dibaca sekali duduk.

Jenis-jenis genre cerpen

Seperti karya sastra lain, cerpen juga memiliki genre. Genre adalah sebuah istilah serapan untuk ragam yang terbagi dalam bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut, (KBBI). Genre dalam dunia seni bisa dikatakan sebuah kategorisasi tanpa batas yang jelas karena banyak karya yang memadukan beberapa genre sekaligus dalam penulisannya. Macam-macam genre cerpen antara lain:
  • Horor
Genre horor adalah jenis genre yang membangun cerita dan plot sedemikian rupa sehingga mampu memberikan efek ngeri pada pembaca. Cerpen genre ini bisa menuliskan cerita-cerita tentang makhluk-makhluk halus atau pembunuhan berantai. Tidak semua cerita setan dan makhluk halus lain masuk di genre ini lo temans. Genre horor menitikberatkan pada efek ngeri yang ditimbulkan pada pembaca. Jadi kalau cerita setannya justru lucu maka bukan horor lagi namanya.
  • Sci-fi
Sci-fi terbentuk dari dua kata science iptek atau sains) dan fiction (fiksi). Genre sci-fi berarti sebuah cerita yang dibangaun dengan konsep teknologi dan sains ilmiah yang fiktif atau belum tentu ada di dunia nyata. Cerpen genre ini biasanya berkisah tentang cerita antar galaksi, penemuan-penemuan unik, dan lainnya.
  • Fantasi
Ketika menyebut fantasi pastinya kita akan tertuju pada dunia khayalan. Cerpen dengan genre fantasi memiliki sebuah jalinan cerita yang dalam perspektif umum dianggap tidak akan pernah terjadi dan hanya ada di ruang imajinasi penulis.
  • Romance
Cerpen dengan genre romance adalah yang paling banyak ditulis. Genre ini berkisah tentang berbagai macam kisah cinta, baik antar manusia, dengan Tuhan atau dengan makhluk-makhluk lain di alam semesta.
  • Fan-fiction
Nah cerpen dengan genre fan-fiction saat ini juga ikut booming seiring dengan meledaknya kepopuleran Idol Kpop. Fan fiction adalah cerpen dengan kisah tentang para idola tetapi dalam fiksi.
  • Humor
Genre humor adalah sebuah cerpen yang berkisah tentang hal-hal lucu yang memicu tertawa atau perasaan bahagia bagi pembaca. Biasanya berisi guyonan
  • Misteri
Genre misteri berbeda dengan horor. Dalam cerpen genre misteri biasanya cerita dibangun sebagai teka teki yang harus dipecahkan oleh tokoh utama.
  • Historical Fiction
Historical fiction adalah sebuah genre cerpen yang mengangkat tentang sejarah sebagai basic ceritanya. Bisa sejarah dalam maupun luar negeri. Meski berdasar sejarah tapi kisahnya tetap masuk dalam fiksi karena ada imajinasi penulis yang masuk di dalamnya.
  • Realistic fiction
Pengertian umum tentang cerpen bergenre realistic adalah sebuah fiksi yang dalam situasi sesungguhnya. Artinya cerita itu bisa saja terjadi pada dunia nyata.

Dari beberapa genre cerpen di atas saya lebih nyaman menulis genre historical fiction, fantasi, atau realistic fiction. Memang ada banyak effort yang saya keluarkan untuk menulis genre-genre tersebut, historical fiction misalnya, butuh riset yangbanyak sebelum bisa menghasilkan satu cerpen. Atau fantasi yang memaksa saya berimajinasi di luar batas daya khayal saya. Tapi semua saya naggap menyenangkan. Bagi saya writing is healing.

MAcam-macam genre cerpen

Tips menulis cerpen ala saya

Ada beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk menulis cerpen agar berhasil membuahkan karya. Simak tipsnya di bawah ini ya..

  • Tentukan tema
Langkah paling awal dan paling ribet menurut saya adalah menentukan tema cerpen yang akan dibuat. paling mudah kalau tema sudah ditentukan dan kita tinggal mencari satu saja ide dari tema itu untuk dikembangkan. Ada banyak cara untuk memilih tema, bisa dari kejadian sehari-hari, curhatan teman, nonton film, dengar musik, dll. Gali sendiri bagaimana cara tubuh dan pikirn teman-teman paling mudah mendapatkan tema. Setelah tahu tema apa yang akan dibuat, selanjutnya akan mudah.
  • Baca cerpen-cerpen dengan tema yang sama
Saya biasanya akan banyak membaca cerpen-cerpen dengan tema yang sama dengan yang saya ambil. Ini sebagai tambahan referensi sekaligus bisa memantik ide. Apa sih yang akan saya tulis dari tema tersebut. Semakin banyak membaca semakin banyak pula ide yang keluar. 
  • Ambil satu angle dari tema tersebut
Ini sudah sedikit saya singgung di atas. Dari satu genre cerpen pasti ada banyak sekali hal yang bisa kita tulis. Ambil satu angle yang sekiranya kita mampu dan mudah menuliskannya. Tapi untuk saya sendiri lebih suka menantang diri untuk menulis hal-hal yang sulit. Karena dari situ saya akan banyak sekali belajar hingga mampu menyelesaikan satu cerpen.
  • Lakukan riset dengan benar
Nah untuk beberapa genre cerpen seperti historical atau fantasi kita perlu melakukan beberapa riset terkait tema tersebut. Misalnya tokoh-tokoh yang digambarkan, pada tahun berapa terjadi, dimana lokasinya, bagaimana suasana pada saat itu dan lainnya. Perbanyak riset agar saat menulis nanti kita sudah punya pegangan dan menjadikan menulis menjadi lancar dan tidak terhambat.
  • Tentukan berapa banyak tokoh
Tema sudah ada, ide cerita sudah juga. Sekarang waktunya menentukan tokoh-tokoh dalam cerita kalian. Untuk cerpen sendiri tokoh dibatasi hanya satu sampai tiga orang saja. Buat tokoh-tokoh tersebut. Untuk lebih mudahnya buat catatan kecil tentang nama, watak, keseharian, dll dari tokoh tersebut.
  • Mulai menulis
Setelah selesai dengan semua hal di atas mulailah menulis. Pilih waktu yang paling pas bagi kalian untuk menulis. Ada yang suka menulis pagi ada yang suka menulis malam. Menulislah terus tanpa jeda. Tidak usah pedulikan tata letak dan lain sebagainya. Menulis saja sampai akhir cerita dan jangan dijeda.
  • Diamkan 
Saat satu cerpen selesai ditulis saya biasa mendiamkannya sehari atau dua hari tanpa saya baca ulang. Waktu ini diperlukan untuk menciptakan ruang agar saya bisa logis dan tidak merasa karya saya sudah sempurna sebelum saya baca ulang.
  • Baca ulang dan lakukan editing
Setelah didiamkan sehari atau dua hari, baca ulang tulisan kalian. Nah di sini lah waktunya editing itu. Perbaki tata letak, atau kata yang salah ejaan, atau typo dan mungkin menghapus dan mengganti bagian yang tidak dperlukan. Setelah selesai mengedit baca kembali setidaknya dua kali sampai merasa bahwa tidak ada kesalahan teknis pada ceren yang kalian buat. Selesai :D

tips menulis ala saya


Nah bagaimana mudah bukan membuat cerpen itu? sebenarnya memang di awal akan sangat terasa sulit tapi seiring semakin banyak kita menulis akan semakin mudah. Jika di awal butuh waktu dua minggu misalnya untuk menyelesaikan satu cerpen nanti lambat laun teman-teman akan bisa mengurangi waktu itu hingga bisa menyelesaikan satu cerpen dalam hitungan jam saja.

Setelah paham dengan langkah-langkah di atas mari kita coba menulis satu cerpen untuk masing-masing. Begitu satu karya berhasil diselesaikan akan membuat candu untuk bisa menyelesaikan cerita-cerita selanjutnya. Teruslah menulis, mari kita ramaikan literasi di Indonesia.




Jumat, 19 Maret 2021

CERPEN DIMUAT DI SOLOPOS : TULAH KEMARAU

 Lagi dan lagi saya bersinggungan dengan kebutuhan membuat cerpen. Sudah semakin rileks saat menulis dan cenderung lebih hemat waktu, maksudnya tidak selama awal-awal bikin cerpen. Kali ini saya membuat cerpen populer, sedikit berkisah tentang alam dan hal-hal yang terjadi didalamnya. Tetap sih nulisnya karena ada tugas juga dari kelas OTM (ODOP Tembus Media) dari komunitas ODOP. Tugasnya bikin cerpen yang kemudian dikirim ke media baik media cetak ataupun media daring/online.

Senin, 15 Maret 2021

TENTANG GHOSTING : ISTILAH BARU KAUM GAUL

Beberapa hari ini media sosial dihebohkan dengan berita tentang seorang anak presiden yang dikabarkan melakukan ghosting pada pasangannya. Sebab awal masalah ini menjadi publik karena sang mama pasangan merasa tidak terima dengan perlakuan anak presiden tadi dan berkoar-koar di media sosial.


Apa sih sebenarnya ghosting itu, kok bisa sampai beritanya tersebar seantero nusantara, atau mungkin bahkan merambah hingga ke seluruh dunia.


Ghosting adalah sebuah kata dari bahasa inggris yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan arti "berbayang". Namun istilah ghosting sendiri memiliki arti yang jauh dari terjemahan tadi. Di kalangan kaum gaul, yang notabene dipenuhi oleh anak-anak muda generasi 4.0, ghosting diartikan sebagai sebuah perilaku menghilang atau menjauh tanpa kabar. Nah saya sendiri mengenal satu istilah lagi yang artinya sama dengan ghosting tadi yaitu ngejin. Istilah ini lebih populer digunakan oleh anak-anak muda di lingkungan sekitar saya. Awalnya sebagai ibu-ibu saya bingung juga, kok mereka pada bilang ngejin., termasuk anak saya sendiri di perbincangan mereka sehari-hari.


Maklum rumah saya sering digunakan sebagai markas teman-teman anak saya. Mereka biasa membuat mainan, atau bermain di depan rumah. Karena penasaran saya tanya mereka, ternyata ngejin berasal dari kata jin (makhluk halus), nge-jin secara lugas diartikan menghilang, karena jin kan tidak terlihat, begitu kata mereka.




Ghosting atau ngejin biasa dilakukan oleh mereka yang ingin keluar dari sebuah hubungan dengan mudah. Meski cara ini sangat tidak elegan dan tidak bertanggung jawab. Tentu saja korban ghosting lah yang kena dampak. Mereka akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, apa yang salah dalam hubungan tersebut, apa yang salah dengan pelaku ghosting, atau bahkan bertanya apa yang salah dengan dirinya.


Alasan ghosting


Apa sih sebenarnya alasan dibalik perilaku ghosting ini? kalau menurut saya ada beberapa alasan ya, misal:

  • Masalah kepribadian
Ada beberapa orang yang memang memiliki kepribadian suka menghindar atau tidak suka terlalu dekat dengan orang lain. Tipe-tipe seperti ini lebih suka saat sendiri. Jadi mereka mungkin merasa tidak nyaman saat ada orang lain yang terlalu dekat atau mulai mengerti jati diri mereka. Lalu dengan mudahnya mereka lantas menghilang begitu saja sebagai bentuk menghindar tadi.

  • Adanya masalah yang sulit dipecahkan
Memang dalam sebuah hubungan pasti akan timbul berbagai masalah. Tapi kadang ada beberapa masalah yang tidak bisa diselesaikan, bisa karena masalah komunikasi yang kurang, atau sebab yang lain. Laki-laki cenderung akan menghindar saat mereka mentok dalam sebuah masalah yang tidak bisa dipecahkan. Kadang ego lah yang sering menjadi penyebabnya.

  • Merasa tidak nyaman dengan pasangan
Ini sangat mungkin terjadi. Ketika sudah merasa tidak nyaman tapi sulit untuk mengatakan pada pasangan akan ada kecenderungan menghindar atau menghilang untuk bisa menjauh dan berpikir ulang tentang hubungan mereka.

 Dari tiga hal di atas memang tidak ada satu pun yang bisa menjadi pembenaran perilaku ghosting. Tapi tetap saja ada banyak yang memilih cara tersebut untuk istilahnya menyelamatkan diri. Lalu bagaimana dengan korban ghosting. Apa yang bisa mereka lakukan untuk menghadapi ini?


Cara jitu dan elegan menghadapi ghosting

Agar tidak terbawa hingga termehek-mehek, ada beberapa tips atau cara jitu saat kalian menjadi korban ghosting, yaitu:
  • Jangan salahkan diri sendiri
Ketika tiba-tiba pasangan hilang dan tidak bisa dihubungi dalam jangka waktu tertentu pasti kita akan merasa cemas di awal, namun lama-lama akan muncul prasangka ketika pasangan tidak muncul juga. Bertanya-tanya apa yang salah pada hubungan kita, apa yang salah dengan diri kita. Tapi stop, berhenti dulu. Coba pikirkan lagi dengan pikiran dan hati yang tenang, coba juga untuk logis. Cari tahu apa selama perjalanan hubungan kalian ada sesuatu yang mengganjal, jika tidak maka berhenti untuk menyalahkan diri. Seringnya bukan kesalahan dari diri kita lah yang menyebabkan pasangan melakukan ghosting.
  • Jangan menghubunginya
Kita tahu bahwa pelaku tidak bisa dan tidak mau dihubungi. Justru dengan tidak bisa dihubungi utulah dia melakukan aksinya. Berusaha terus menerus menghubungi meski tahu tidak akan diterima hanya akan memperburuk keadaan. Stop menghubunginya dan fokus pada diri sendiri. Carilah penghiburan dari teman atau keluarga.
  • Jangan curhat di medsos
Ini adalah sesuatu yang harus dihindari, jangan membuka aib sendiri dan menjadikan masalah pribadi sebagai konsumsi publik. Tindakan curhat di medsos hanya akan membuat diri kalian terlihat menyedihkan, dan justru pasangan akan bersembunyi lebih jauh lagi. Ingat curhatan kalian di medos tidak akan membuat dia kembali.

  • Jangan terlalu membenci pelaku
Memang diperlakukan seperti ghosting itu sangat tidak mengenakkan. Sudah khawatir dan cemas tapi ternyata memang si dia sengaja menghindar. Tapi jangan kemudian bersikap kasar pada pelaku ghosting. Cari tahu dulu sebab kenapa dia melakukan itu, jika dirasa logis maka terima alasannya. Cukup terima saja alasannya ya, jangan yang lain :D

  • Jangan memberi harapan untuk kembali bersama
Misal setelah beberapa hari, minggu, atau bulan dan tahun dia menghilang kemudian tiba-tiba nongol lagi di hadapan kalian dengan berbagai alasan yang diungkapkan jangan lantas kalian melupakan logika. Atau bahkan kembali ingin bersamanya. Pelaku ghosting tidak menutup kemungkinan melakukan hal yang sama di lain hari. Kalian mau di php lagi seperti itu. Jadi maafkan, tapi jangan kembali. Kalian berhak menapak ke depan dan mendapatkan kesempatan orang-orang baru yang bisa melengkapi kalian.

  • Jadikan sebagai pengalaman
Meski di-ghosting itu tidak enak, tapi nantinya bisa dibuat pelajaran. Jangan sampai kena ghosting lagi atau justru melakukan ghosting ke orang lain. Ingat di-ghosting itu tidak enak.

Fenomena gunung es di balik perilaku ghosting

Bisa dilihat baik dari media massa atau media sosial, terjadi kemunduran kepribadian yang diderita oleh banyak dari masyarakat Indoneso, terkhusus pada anak mudanya. Banyak ranah pribadi yang diumbar di media-media yang mereka punya, seperti efek bucin (budak cinta) misalnya. Tetapi tidak hanya anak muda, apa yang dilakukan oleh ibu dari pasangan anak presiden itu juga menunjukkan adanya masalah pada kepribadiannya.

Hal-hal seperti mengumbar ranah pribadi seperti masalah yang sedang terjadi pada dirinya adalah sebuah pertanda ada ketidakberesan. Di sini terlihat adanya kemunduran dalam hal kedewasaan emosional pada pribadi-pribadi tersebut. Kedewasaan emosional bisa didapatkan dari pengalaman hidup sehari-hari.

Apa saja yang masuk dalam kedewasaan emosi seseorang?


Ada beberapa tanda yang bisa dikenali saat seseorang tersebut dewasa secara emosional, yaitu:
  • Paham dan kenal dengan emosi yang sedang dirasakan
Seseorang yang emosionalnya dewasa akan mampu mengenali dan paham dengan emosi yang sedang dia rasakan. Entah itu bahagia, sedih, takut, marah atau yang lain. Ketika telah paham maka dia akan mampu menelaah kenapa emosi itu dia rasakan, mencari tahu penyebabnya dan mengendalikannya secara sadar.

Saya pernah punya teman yang dia bercerita suatu kali saat pulang dari kantor di depan gang tempat kosnya dia secara tiba-tiba merasa marah sekali, tapi di hati kecilnya dia bingung, kok bisa dia marah padahal dia sedang baik-baik saja sebelumnya. Bahagia karena mendapat bonus dari kantor tadi pagi. Lalu siapa yang marah itu, dia bergumul dengan dua kesadaran sampai di depan kos. Anjing penjaga yang biasanya jinak mendadak menggonggong tanpa henti melihat kedatanganya. Dia semakin bingung, sebagai seorang yang taat beragama, akhirnya dia membaca beberapa ayat yang dia ingat sampai merasa ada yang merayap melalui tulang belakangnya dan menghilang dari tengkuk. Setelah itu perasaan marah tadi lenyap begitu saja juga gonggongan anjing tadi. Dia jadi membatin apa tadi itu dia kesurupan ya? Tapi karena mampu mengenali emosinya dia jadi bisa mengendalikan diri dengan baik ketika itu. Dan dari sana dia mendapat sebuah pelajaran berharga.
  • Mampu menerima kritik dan saran secara terbuka
Dalam hidup bermasyarakat akan banyak sekali kritik dan saran yang dilontarkan oleh teman atau keluarga, niatnya ada yang baik bahkan ada yang sengaja untuk menjatuhkan. Orang yang dewasa secara emosi akan mampu menerima kritik dan saran tersebut dengan terbuka tanpa tersinggung sedikitpun atau marah dan membalikkan kata. Dari kritik dan saran tadi dia bahkan berterima kasih karena mendapat masukan untuk memperbaiki diri
  • Tidak bergantung pada orang lain
Ketika sudah dewasa secara emosional orang akan mampu menghindari bergantung pada orang lain. Cenderung mandiri dan percaya diri. Dia tahu betul bahwa kebahagiaan datang bukan dari orang lain tapi dari diri sendiri. 
  • Mampu mengontrol emosi dengan baik
Ketika ada masalah dan emosi tersulut, orang dengan kedewasaan emosional cenderung diam alih-alih melampiaskan emosinya. Dalam diamnya tersebut dia sebenarnya sedang menelaah akar masalah yang dihadapi dan berusaha menyelesaikannya secara logis.
  • Tidak suka menyalahkan orang lain
Pernah tidak kalian melihat ada orang yang salah tapi tidak mau meminta maaf malah justru menyalahkan orang lain? banyak ya terlihat baik di sekitar kita atau hingga ke para petinggi pemerintah. Orang yang emosionalnya dewasa akan langsung meminta maaf ketika dia tahu dirinya salah dan tidak menyalahkan orang lain.
  • Mampu memaafkan diri ketika melakukan kesalahan
Hidup memang adalah sebuah pembelajaran, ada banyak kegagalan maupun kesuksesan yang mengantarkan kita pada pemahaman. Orang-orang dengan kedewasaan emosional akan mampu menyadari kesalahan diri serta memaafkan dengan baik. Belajat dari kesalahan tadi dan kembali menapak ke depan dengan perbaikan-perbaikan yang sudah dia pikirkan agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi.

Tips agar kita dewasa secara emosional

Ada banyak cara sebenarnya yang bisa kita lakukan agar kita mampu dewasa secara emosional, antara lain:
  • Membuka diri pada lingkungan sekitar
Buang jauh-jauh cuek dan tidak pedulimu pada sekitar. Mulailah peka pada kondisi di sekelilingmu, tapi bukan yang kepo pada apapun ya. Belajarlah peka dan peduli pada perasaan orang lain. Itu akan menimbulkan sebuah reaksi yang baik dan rasional yang akan menguntungkan diri kalian.
  • Berpikir sebelum bertindak
Kadang kalau emosi sudah di ubun-ubun kita pingin saja langsung menyemburkan pada orang lain. Marah-marah tidak akan menjadikan solusi. Mulai saat ini belajarlah untuk mengontrol emosi dengan baik. Saat sedang emosi, diam dulu dan menepi. Pikirkan tindakan yang rasional yang bisa kamu lakukan lalu eksekusi setelah emosi reda.
  • Berlatih mencerdaskan emosi
Saat ini bukan hanya cerdas otak saja yang dibutuhkan, cerdas emosi juga sangat mempengaruhi kepribadian kalian. Berlatihlah terus secara konsisten untuk mampu mencerdaskan emosimu agar bisa reasonable dalam bertindak.
  • Meminta feedback dari orang-orang sekitar
Meminta saran pada orang terdekat atau teman-teman akan mampu menambah kosakata untuk perbaikan diri kalinu loh. Plus nya orang lain akan memandang diri kalian bukanlah orang yang self-centered dan mudah bekerja sama.


Memang tidak mudan mendapatkan kedewasaan secara emosional. Banyak jatuh bangun mencoba, berulang-ulang. Mau dan mampu belajar dari pengalaman sendiri dan orang lain akan membuat usaha kita menjadi lebih mudah. Dengan kedewasaan emosional kita akan mampu memfilter emosi-emosi yang kita rasakan dan mengontrolnya dengan baik sehingga tidak akan mendapatkan masalah di hari yang akan datang. 

Kamis, 11 Maret 2021

PUISI-PUISI YANG TERCIPTA DARI KISAH HUJAN MATAHARI KARYA KURNIAWAN GUNADI

Membaca Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi membuat saya auto flashback pada ingatan apa dan bagaimana perasaan saya ketika membaca karya Boy Candra. Ada banyak cerita dan prosa yang memenuhi buku tersebut. 

puisi yang diciptakan dari inspirasi cerita hujan matahari

Saya sendiri termasuk yang suka menulis puisi based on cerita-cerita yang saya baca. Di project saya yang terbaru saya mencoba menulis puisi dari cerita-cerita rakyat kondang dari penjuru nusantara. Setelah membaca buku Hujan Matahari ini saya jadi ingin membuat juga puisi based on beberapa cerita yang ditulis di sana.

Keinginan ini seperti mendapat dukungan dari kelas #Reading Challenge ODOP9 yang memberi tugas di pekan kedua untuk membuat puisi dari buku yang dibaca. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Ada tiga cerita yang saya ambil untuk dibuat puisi dari buku Hujan Matahari tersebut, yaitu:
  • Dialog
Puisi pertama saya terinspirasi dari cerita Dialog yang berkisah tentang sebuah dialog antara laki-laki, perempuan, dan Tuhan

ANTARA LAKI-LAKI, PEREMPUAN, DAN TUHAN

1/
Ada tanya menguarkan sengketa
Tentang laki-laki atau perempuan, pun mungkin keduanya
Manakala senja melarungkan nisbah
Sosok-sosok menghujam dalam pasrah doa
Siapa sebenarnya?

2/
Ketika tahu aku laki-laki
Ada tangis tak mampu redam di relung-relung
Di atas bahuku beban membatu
Empat perempuan dalam pikul tanggung jawab
Ibu, Istri, Anak Perempuan, Saudara Perempuan
mampukah?
sedang aku sibuk bermain-main dalam sungging 

Ketika tahu aku laki-laki
Ada ragu menyusupi waktu
Saat habis daya, juga upaya 
Nafkah, kuatkah mencukupi mereka
sedang aku hanya fakir yang mencari takdir

Ketika tahu aku laki-laki
Ada adil yang susul-menyusul ingin dirundung
Kepada bapak ibu lebih dari anak istri
Sepadankah?
sedang aku hanya anak dalam tempurung

Ketika tahu aku laki-laki
Ada gelisah tak kunjung pasrah
Sebagai nahkoda, rumah tangga berlayar dalam samudera
Amanahkah?
sedang surga sungguh kekal tak terjamah

3/
Ketika tahu aku perempuan
Airmata kutumpahkan pada kanal-kanal 
Penjagaanku begitu erat
berhargakah?
Sedang aku menggadai kemuliaan, sedikit demi sedikit

Ketika tahu aku perempuan
Ada durhaka menyempil ingin dicukil
Kepada suami lebih dari bapak ibu, bakti terasa pilu
mampukah?
Sedang aku hanya anak yang bergumul dalam sarung 

Ketika tahu aku perempuan
Ada ragu menggumpal dalam nadi
Bayi-bayi dalam lindunganku, taatkah kepadaMu
sanggupkah?
Sedang aku hanya hamba yang sering alpa

Ketika tahu aku perempuan
Ada kepantasan yang melekat tak mampu bersekat
Sebagai perantara kehidupan bagi manusia-manusia baru
bisakah?
sedang aku hanya kehidupan pertama bagi bapak dan ibu yang masih saja cemburu

4/
Ketika tahu ada laki-laki juga perempuan
Ada tanya mengharu biru di atas nakas berdebu
Mengapa Kau turunkan kami ke bumi
Siapa penabuh genderang
Sedang kami masih seorang diri
Bagaimana kami bersatu, satu sama lain


5/
Sudahkah kalian percaya
dan mempercayakan hidup
padaKu sepenuhnya?

  • Orang-Orang yang Mencari
Puisi kedua saya terinspirasi dari cerita tentang Orang-Orang yang Mencari yang berkisah tentang pencarian akan hidup.

SIAPAKAH SANG PENCARI

Ketika hidup disulap bagai warna warni
Pada manusia dalam beda kondisi, atau visi
Kasih sayang berlimpah, ataukah bahkan tak bersua
Kaya, atau miskin
Beragama, atau kafir

Dari perjalanan segala dirapal
Bagaimana memandang, bagaimana berkasih sayang
ataukah kemarahan yang dipendam dalam diam

Ketika tanya meruapi awang-awang
pencarian dihadang dalam nyalang
tentang hidup juga Tuhan
Akhir adalah pemahaman, lebih dalam

Para pencari itu
adalah aku, kamu, kita
Selayaknya hidup mesti bermakna
Carilah dalam tuang keping-keping
dan temukan dirimu di dalam dirimu
ada Tuhan di sana, dan sebentuk surga

  • Benang Layang-Layang
Puisi terakhir saya ambil dari cerita tentang benang layang-layang, tentang apakah itu?

TENTANG BENANG LAYANG-LAYANG

Ada layang-layang, elok dipandang
Sayang hanya tertunduk nyalang
Kemanakah benang, terbang begitu dirindukan

Ada benang, tergulung tenang
Sayang hanya teronggok gamang
Kemanakah layang, layang, terikat begitu diharapkan

Seindah layang-layang, warna beragam
Benang adalah jalan untuk mampu terbang
Tinggikah?
Putuskah?
Atau bahkan hilang arah?

Benang adalah jawab
atas segala nikmat
Layang-layang ingin memeluk langit
semakin tinggi, semakin baik

Ketika layang-layang adalah adam
dan benang mewujud Hawa
Adam tak berarti tanpa Hawa
Serumpun bijaksana, 
atau eksklusif disandang dalam tawa
Hawa mampu menyanding Adam tinggi hingga surga


Demikian ke-3 puisi yang mampu saya buat dari tiga cerita di buku Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi. Semoga menginspirasi dan salam literasi.

#RCO9
#OneDayOnePost
#ReadingChallengeOdop9