Halaman

Senin, 12 Juli 2021

Saya Belajar Menjadi Ibu

 "Anak'e guru kok ra iso opo-opo (anaknya guru kok tidak bisa apa-apa?"

Mendengar perkataan seperti itu, baik langsung maupun di belakang saya dari tetangga atau orangtua teman anak saya rasanya setajam silet, menohok dan tentu membuat saya sebagai ibu sedih. Memang anak saya yang pertama belum pintar (saya tidak mau mengatakan dia tidak pintar). Kecepatan belajarnya jauh di bawah teman-temannya yang lain.

Bagaimana menjadi seorang ibu

Waktu akan masuk sekolah dasar, saya sempat agak ragu. Rendra (anak saya) saat itu belum bisa apa-apa. Untuk angka mungkin bisa, tapi abjad hanya beberapa saja yang dia kenal. Dengan kemampuannya itu tentu saja dia belum bisa membaca saat itu. Saya karena tidak ingin terjadi sesuatu pada Rendra saat berlangsungnya pembelajaran (misalnya dibodoh-bodohkan oleh teman atau guru) akhirnya nekat menemuai kepala sekolah. Saya jujur mengatakan pada beliau kondisi anak saya. Apakah masih bisa diterima di sekolah tersebut?

Rabu, 07 Juli 2021

INDONESIA DALAM DEMOKRASI EKONOMI, MAMPU ATAU TIDAK?

 "Demokrasi ekonomi itu ya rakyat bebas menolak diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) karena negara tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan"

Kata-kata teman tersebut membuat saya termenung cukup lama. Benar juga, istilahnya yen karep ngandangi yo kudu rekoso makani (kalau niat mengurung/mengkandangkan yang harus kuat memberi makan). Istilah demokrasi ekonomi jadi semakin jauh dalam bayangan saya.

Indonesia dalam demokrasi ekonomi

Nah apa pula demokrasi ekonomi itu? apa hubungannya dengan PPKM?. Secara garis besar demokrasi ekonomi bisa diartikan sebagai ekonomi kerakyatan atau kedaulatan ekonomi. Intinya sih kalau menurut saya adalah pemerataan ekonomi dan sistem ekonomi yang terbentuk dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Kalau diperhatikan sampai saat ini Indonesia belum menjadi negara yang berdemokrasi ekonomi.

Rabu, 30 Juni 2021

Berburu 8 Makanan Khas Lamongan Bersama EsaUnggul

Kalau saya bertanya apa sih makanan khas Lamongan? pasti secara langsung akan kalian jawab soto. Iya memang soto adalah salah satu makanan utama khas dari kota di utara pulau Jawa ini. Eits tapi jangan salah ya, makanan utama khas dari Lamongan bukan soto saja lo. Ada banyak ragam kuliner lain yang pasti bikin lidah kalian kepincut dan bakal mau dan mau lagi.
Berburu 8 makanan khas lamongan bersama esaunggul

Makanan khas Lamongan termasuk salah satu sarana kebanggan bagi kota saya ini. Meskipun hanya kuliner tapi ternyata memang cukup menjual bagi para pelancong. Banyak masyarakat yang datang ke Lamongan karena ingin mencicipi makanan khas langsung dari kotanya.

Senin, 28 Juni 2021

Mimpi Menjadi Pendidik Kompeten dengan Asus VivoBook 15 A516

"Dari semua pekerjaan berat, salah satu yang paling sulit adalah menjadi guru yang baik." - Maggie Gallagher.
menjadi pendidik kompeten bukan mimpi lagi

Kalimat di atas sangat cocok ditujukan pada saya. Seseorang yang tidak punya bakat sedikitpun mengajar. Memang saya suka belajar tetapi kegiatan mentransfer ilmu itu memang berat sekali, apalagi di era digital saat ini. Tantangan demi tantangan semakin menghadang, entah akan sanggup atau tidak. Tapi saya tahu saya pasti akan bertahan. 

Selasa, 25 Mei 2021

MEMINIMALKAN DAN MENGOLAH SAMPAH MAKANAN

 "Maeme kudu dientekno nggeh Ngger, yen ora mengko pitike mati" (Makannya harus dihabiskan ya Nak, kalau tidak nanti ayamnya mati)

Pernah dengar kata-kata itu? saya termasuk generasi yang sering mendengar perkataan itu sewaktu kecil. Mungkin bahkan semua teman-teman dan saudara saya juga mendengar hal serupa. Kata-kata itu biasanya disounding oleh ibu saat memberi makan saya dan adik-adik. Kalau dipikir-pikir absurd banget ya. Mana ada hubungan antara makan tidak habis dengan ayam mati. Justru kalau makanan kita tidak habis kan bisa diberikan ke ayam dan ayamnya bertahan hidup karena dapat makan. Tapi ya begitulah orang tua zaman dulu. Memberikan sebuh nasihat dengan sesuatu yang mudah dicerna anak-anak.

zero food waste



Rabu, 14 April 2021

6 CARA JITU MELATIH ANAK PUASA

 Alhamdulillah ketemu lagi Ramadhan tahun ini. Meskipun covid-19 masih membayangi semua lini kehidupan tapi boleh dong ya kita excited menyambut bulan penuh rahmah ini. Eh wajib sih ya excited kan di bulan ini kita kayak menang undian. Pahala dibagi-bagi melimpah. Ya kan? Nah selain orang dewasa, anak-anak juga mestinya puasa. Tapi anak-anak pasti rewel banget kan di awal-awal. Jadi perlu dikenalin juga sedari belia tentang puasa supaya terbiasa.

tips jitu melatih anak puasa

Nah kebetulan tahun ini saya juga mulai melatih anak ke-2 puasa. Alhamdulillah pas kakaknya dulu nggak ada kendala karena karakternya memang cenderung penurut. Semoga si adek juga mudah seperti si kakak. Ini salah satu fase penting parenting juga dan salah satu kewajiban orang tua. Memang tidak mudah tapi harus dilakukan dong.

Selasa, 06 April 2021

NORWEGIAN WOOD : DEPRESI DAN ANXIETY HISTERIA PADA TOKOH-TOKOHNYA

"Kematian bukan lawan dari kehidupan, tetapi ada sebagai bagiannya"- Toru Watanabe

 Membaca Norwegian Wood karya Haruki Murakami membuat saya merasakan sebuah emosi asing yang belum pernah saya alami sebelumnya. Kisah yang begitu suram menyangkut psikologis tokoh-tokoh di dalamnya. Saya sendiri menilai Haruki Murakami sangat piawai menciptakan tokoh. Begitu alami sekaligus rumit. Sisi psikologis tokoh selalu mampu dijabarkan dengan sudut pandang yang sangat unik. Digambarkan dengan sangat kuat dan akurat, tokoh-tokoh itu seakan mewujud nyata di sekeliling kita.

tentang depresi dan anxiety histeria yang menyerang warga jepang


Saya sendiri merasa gelap sekali saat membaca buku ini. Apa benar di masa itu masyarakat Jepang sudah seperti yang digambarkan dalam buku. Murakami menulis buku ini di tahun 1987 dengan judul asli Noruwei No Mori kemudian diterjemahkan dalam bahasa inggris pertama kali pada tahun 2000. Saya melihat genre novel ini lebih ke coming-of-age yaitu sebuah genre yang mengupas perkembangan moral dan psikologis tokoh dari muda menuju dewasa. Toru Watanabe, sang tokoh utama mengalami kejadian-kejadian yang pasti mempengaruhi perkembangan psikologisnya dari umur 19 tahun saat cerita bermula hingga 20 tahun kemudian, yaitu ketika dia berusia 39 tahun.